DPRD Komisi C Apresiasi Balai Seni Lamongan Rampung Tepat Waktu

Rabu, 3 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi C DPRD Lamongan memantau progres pembangunan Balai Seni di Lapangan Gajah Mada, Lamongan. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Anggota Komisi C DPRD Lamongan memantau progres pembangunan Balai Seni di Lapangan Gajah Mada, Lamongan. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Proyek pembangunan Balai Seni di Lapangan Gajah Mada, Kabupaten Lamongan, resmi selesai tepat waktu. Hal ini terungkap dalam inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Komisi C DPRD Lamongan, Rabu (3/12/2025). Sidak ini bertujuan memastikan proyek senilai Rp 4,3 miliar tersebut rampung sesuai target akhir tahun.

Anggota Komisi C DPRD Lamongan, Busono Adi Susanto, menegaskan pentingnya pengawasan ketat terhadap seluruh proyek yang menggunakan anggaran daerah. “Kami memaknai sidak ini sebagai pesan tegas bahwa setiap pekerjaan harus selesai sesuai target. Pekerjaan yang molor tidak bisa diterima, dan detail di lapangan harus sesuai rencana,” ujar Busono, yang juga menjabat Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPRD Lamongan.

Menurut Busono, pembangunan Balai Seni ini memberikan dampak signifikan bagi pengembangan seni dan budaya di Lamongan. “Selain sebagai tempat pertunjukan seni, fasilitas ini juga bisa dimanfaatkan untuk resepsi pernikahan dan kegiatan komunitas. Pembangunan tepat waktu berarti manfaat bagi masyarakat bisa dirasakan lebih cepat,” tambahnya.

Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Lamongan, Sahlul Muarif, menjelaskan proyek Balai Seni dilaksanakan dalam dua tahap, yakni pada 2023 dan 2025. “Tahap pertama Rp 3,2 miliar, tahap kedua Rp 1,1 miliar. Tahun 2024 tidak ada kegiatan pembangunan. Per 30 November, tahap finishing sudah selesai dan progres 100 persen telah dilaporkan ke Komisi C dan Inspektorat,” kata Sahlul.

Sahlul menambahkan, Balai Seni ditargetkan mulai beroperasi Januari 2026. Fasilitas ini bersifat terbuka dan dapat mendukung berbagai kegiatan positif, termasuk pertunjukan seni, pendidikan budaya, dan even komunitas. “Kami optimis Balai Seni ini juga akan menyumbang PAD Lamongan mulai tahun depan,” ujarnya.

Untuk 2026, Dinas Pariwisata merencanakan pengembangan area sekitar Balai Seni, mencakup penataan halaman, taman, paving, pemasangan CCTV, serta sistem tata suara di beberapa titik, dengan anggaran sekitar Rp 500 juta. “Harapan kami, Balai Seni ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat dan dapat digunakan maksimal untuk kegiatan positif,” pungkas Sahlul.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya
Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen
Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 13:52

2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Rabu, 16 September 2026 - 13:00

Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September

Rabu, 16 September 2026 - 09:38

Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Berita Terbaru