Duka Longsor Pacet, Khofifah dan Gus Barra Temui Keluarga Korban : ‘Semoga Husnul Khotimah’

- Redaksi

Sabtu, 5 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa didampingi  Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra takziah belasungkawa atas musibah tanah longsor Pacet–Cangar, salah korban warga Dusun Urung-Urung, Desa Jatijejer, Kecamatan Trawas(hms)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa didampingi Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra takziah belasungkawa atas musibah tanah longsor Pacet–Cangar, salah korban warga Dusun Urung-Urung, Desa Jatijejer, Kecamatan Trawas(hms)

MOJOKERTO, RadarBangsa.co.id  – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa turun langsung ke lapangan untuk menyampaikan belasungkawa atas musibah tanah longsor yang terjadi di Jalur Pacet–Cangar, Mojokerto, Sabtu (5/4). Bencana alam tersebut merenggut sepuluh nyawa warga.

 

Sebagai bentuk empati, Khofifah menyambangi rumah duka para korban. Salah satunya berada di Dusun Urung-Urung, Desa Jatijejer, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto. Di sana, Gubernur bertemu keluarga korban yang menumpang mobil pick up saat kejadian.

 

Ketiga korban tersebut adalah Ahmad Fiki Muzakki (30), Fitria Handayani (30), dan putri mereka yang masih balita, Mikhaila Faiha Nina Sezen (3). Khofifah didampingi langsung oleh Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra.

 

“Ini duka kita bersama. Semoga keluarga diberi ketabahan, dan para korban husnul khotimah,” ucap Khofifah di hadapan keluarga korban.

 

Selain takziah, Pemprov Jatim juga memberikan santunan kepada keluarga korban. Total santunan yang disalurkan mencapai Rp 100 juta, dengan rincian Rp 10 juta per korban jiwa.

 

Khofifah menegaskan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemkab Mojokerto untuk langkah-langkah penanganan pascabencana. Termasuk upaya perbaikan jalan di titik longsor.

 

“Untuk sementara, jalur tersebut masih kami tutup hingga batas waktu yang akan diumumkan kemudian. Setelah asesmen selesai pada 7 April, baru kami putuskan langkah lanjutan,” katanya.

 

Opsi perbaikan jalan masih dikaji. Mulai dari pembangunan plengsengan di sisi jalan hingga pelebaran aliran sungai agar arus air tidak tertahan dan berpotensi menyebabkan longsor kembali.

 

Sementara itu, Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra menyatakan kesiapan Pemkab dalam mendukung seluruh langkah penanganan dari Pemprov.

 

“Kami siap mendukung penuh arahan dari Ibu Gubernur. Yang terpenting saat ini adalah keselamatan warga, serta memastikan jalur Pacet–Cangar nantinya benar-benar aman sebelum dibuka kembali,” ujarnya.

 

Ia juga mengimbau warga sekitar kawasan rawan longsor agar tetap waspada dan segera melapor bila melihat tanda-tanda pergerakan tanah.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Lapas Narkotika Pamekasan Naikkan Pangkat 14 Pegawai, Dorong Profesionalisme Pemasyarakatan
Setelah Perjuangan 5 Tahun, BNNK Kendal Akhirnya Raih Predikat WBK
Pemkab Lamongan Tetapkan Jam Kerja ASN Ramadhan 2026, 32 Jam 30 Menit per Pekan, Layanan Publik Tetap Maksimal
Revalidasi UNESCO 2026, Geopark Ijen Banyuwangi Kejar Status Green Card
Komisi X DPR RI Kunjungi Banyuwangi, Awasi Pelestarian Cagar Budaya hingga Dukung Revalidasi Geopark Ijen
Ribuan Calon Haji Pasuruan Ikuti Manasik Terintegrasi, Bekal Kemandirian dan Kesiapan Fisik Jelang Keberangkatan
Pasuruan Jadi Tujuan Lawatan Delegasi Brunei Darussalam, Budaya dan Produk Lokal Jadi Daya Tarik
Pelatihan DBHCHT Dibuka di Pasuruan, Bupati Rusdi Tekankan Skill dan Attitude Kerja

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 20:33 WIB

Lapas Narkotika Pamekasan Naikkan Pangkat 14 Pegawai, Dorong Profesionalisme Pemasyarakatan

Kamis, 12 Februari 2026 - 18:12 WIB

Setelah Perjuangan 5 Tahun, BNNK Kendal Akhirnya Raih Predikat WBK

Kamis, 12 Februari 2026 - 13:43 WIB

Pemkab Lamongan Tetapkan Jam Kerja ASN Ramadhan 2026, 32 Jam 30 Menit per Pekan, Layanan Publik Tetap Maksimal

Kamis, 12 Februari 2026 - 09:47 WIB

Revalidasi UNESCO 2026, Geopark Ijen Banyuwangi Kejar Status Green Card

Kamis, 12 Februari 2026 - 09:25 WIB

Komisi X DPR RI Kunjungi Banyuwangi, Awasi Pelestarian Cagar Budaya hingga Dukung Revalidasi Geopark Ijen

Berita Terbaru

Politik - Pemerintahan

Setelah Perjuangan 5 Tahun, BNNK Kendal Akhirnya Raih Predikat WBK

Kamis, 12 Feb 2026 - 18:12 WIB

Nasional

Ketua Bhayangkari Cek Standar Gizi di Kendal

Kamis, 12 Feb 2026 - 16:24 WIB