Ekonomi Lamongan Tumbuh 10,79 Persen, Sensus 2026 Digeber

Selasa, 16 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyematkan tanda pengenal kepada petugas Sensus Ekonomi 2026 saat apel pencanangan dan pelepasan petugas di Halaman Pemkab Lamongan, Senin, 15 Juni 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyematkan tanda pengenal kepada petugas Sensus Ekonomi 2026 saat apel pencanangan dan pelepasan petugas di Halaman Pemkab Lamongan, Senin, 15 Juni 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id — Kinerja perekonomian Kabupaten Lamongan menunjukkan tren positif pada awal 2026. Pertumbuhan ekonomi daerah ini melonjak dari 4,8 persen pada 2024 menjadi 5,40 persen pada 2025, lalu kembali tumbuh 10,79 persen secara q-to-a pada triwulan I 2026 dan disebut sebagai yang tertinggi kedua di Jawa Timur.

Hal itu disampaikan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat memimpin Apel Pencanangan dan Pelepasan Petugas Sensus Ekonomi Kabupaten Lamongan 2026 di Halaman Pemkab Lamongan, Senin (15/6). Di saat yang sama, angka kemiskinan dan kemiskinan ekstrem di Lamongan juga tercatat menurun.

Berdasarkan paparan pemerintah daerah, tingkat kemiskinan Lamongan turun 0,13 persen, dari 12,16 persen pada 2024 menjadi 12,03 persen pada 2025. Adapun kemiskinan ekstrem menyusut lebih tajam, dari 0,61 persen menjadi 0,26 persen pada periode yang sama.

Yuhronur menegaskan, perubahan struktur ekonomi, percepatan teknologi digital, dan munculnya model usaha baru membuat kebutuhan data yang akurat semakin mendesak. “Karena itu melalui Sensus Ekonomi 2026 ini semua harus tercatat, semua harus terdata,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintah daerah membutuhkan data yang lebih rinci tentang pelaku usaha, sektor unggulan, ekonomi digital, hingga potensi baru yang bisa dijadikan dasar kebijakan pembangunan. Menurut dia, keberhasilan sensus bukan hanya tugas Badan Pusat Statistik, tetapi juga tanggung jawab bersama pemerintah, pelaku usaha, ASN, dan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Yuhronur juga mengajak seluruh pihak menjadi responden yang jujur dan kooperatif agar hasil pendataan tidak meleset dari kondisi lapangan. Kepada 1.258 petugas sensus yang dilepas, ia mengingatkan pentingnya integritas, akurasi, dan profesionalisme karena kualitas data akan sangat menentukan arah kebijakan daerah.

Sementara itu, Kepala BPS Lamongan Hermanto menjelaskan sensus ekonomi digelar 10 tahunan untuk tahun berakhiran 6 sebagai dasar penyediaan data ekonomi yang lengkap, rinci, dan mutakhir. Data yang dikumpulkan meliputi jumlah usaha, tenaga kerja, pendapatan, pengeluaran, aset, keuntungan, hingga potensi usaha baru yang berkembang di masyarakat.

Hermanto menyebut, Sensus Ekonomi 2026 di Lamongan melibatkan 1.258 petugas, terdiri atas 1.108 petugas pendataan lapangan dan 150 petugas pemeriksa lapangan yang disebar di seluruh kecamatan. “Melalui data tersebut, pemerintah diharapkan dapat membaca sektor yang tumbuh, sektor yang butuh dukungan, sekaligus peluang investasi yang layak dikembangkan di Lamongan, “pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya
Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen
Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 13:52

2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Rabu, 16 September 2026 - 13:00

Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September

Rabu, 16 September 2026 - 09:38

Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Berita Terbaru