BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Peresmian Fakultas Kedokteran Universitas Trunojoyo Madura (UTM) disambut positif Pemerintah Kabupaten Bangkalan. Kehadiran fakultas tersebut dinilai membuka akses pendidikan kedokteran yang lebih dekat bagi masyarakat Madura sekaligus menjadi langkah strategis memperkuat sektor kesehatan di wilayah kepulauan itu.
Bupati Bangkalan Lukman Hakim menilai keberadaan Fakultas Kedokteran UTM tidak hanya memberi peluang bagi generasi muda untuk meraih cita-cita menjadi dokter, tetapi juga berpotensi menjawab kebutuhan tenaga kesehatan di Madura dalam jangka panjang.
Lukman Hakim menyampaikan rasa syukur atas diresmikannya Fakultas Kedokteran UTM. Menurutnya, momentum tersebut menjadi kabar baik bagi masyarakat Madura yang selama ini harus menempuh pendidikan kedokteran di luar daerah.
“Saya turut berbahagia dan bersyukur atas diresmikannya Fakultas Kedokteran di UTM. Saya berharap kehadiran fakultas ini akan membawa banyak perubahan positif bagi Madura, khususnya Kabupaten Bangkalan,” ujarnya, Kamis (4/6/2026).
Bagi masyarakat Madura, keberadaan fakultas baru itu dinilai dapat memperluas akses pendidikan tinggi di bidang kesehatan. Selain lebih dekat secara geografis, peluang untuk menempuh pendidikan kedokteran di daerah sendiri juga dapat mengurangi beban biaya yang selama ini harus ditanggung mahasiswa dan keluarga.
Lukman menegaskan, peningkatan kualitas kesehatan masyarakat dan pemerataan layanan kesehatan masih menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Bangkalan. Karena itu, hadirnya Fakultas Kedokteran UTM dinilai sejalan dengan arah pembangunan daerah yang menempatkan sektor kesehatan sebagai salah satu fokus utama.
“Semoga dengan adanya Fakultas Kedokteran UTM semakin mempermudah akses pendidikan kedokteran bagi masyarakat dan putra-putri Madura. Secara otomatis hal ini juga akan berdampak pada peningkatan pelayanan kesehatan di Madura,” katanya.
Ia optimistis kampus tersebut mampu melahirkan tenaga medis dan dokter profesional yang berasal dari Madura. Kehadiran sumber daya manusia lokal di bidang kesehatan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan di berbagai daerah.
Menurutnya, manfaat yang dihasilkan tidak hanya dirasakan sektor pendidikan, tetapi juga berdampak langsung terhadap kualitas hidup masyarakat melalui layanan kesehatan yang semakin baik.
“Saya berharap putra-putri Madura bisa memanfaatkan peluang ini dengan sebaik-baiknya. Semoga ke depan semakin banyak dokter yang lahir dari Madura dan mengabdi untuk masyarakatnya sendiri,” tuturnya.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar