Fenomena Pil Koplo Guncang Jawa Timur, Senator Lia Istifhama : Keluarga Jadi Benteng Utama

- Redaksi

Selasa, 16 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lia Istifhama. (Dok Foto Pribadi)

Lia Istifhama. (Dok Foto Pribadi)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Fenomena penyalahgunaan pil koplo di kalangan remaja kembali menyita perhatian publik. Peredaran obat keras yang seharusnya terbatas pada medis itu kini menjelma jadi tren berbahaya di Jawa Timur, terutama di Surabaya, dan telah memicu kekhawatiran serius mengenai masa depan generasi muda.

Kasus terbaru mencuat saat demonstrasi yang berakhir ricuh di Surabaya beberapa waktu lalu. Aparat mendapati sejumlah pelaku kerusuhan yang mayoritas masih berusia remaja berada di bawah pengaruh pil koplo. Obat tersebut ditenggak untuk menumbuhkan keberanian semu dan menghilangkan rasa takut, tetapi justru mendorong mereka bertindak brutal di jalanan.

Anggota DPD RI dari Jawa Timur, Lia Istifhama, menilai fenomena ini bukan sekadar kenakalan remaja, melainkan persoalan sosial yang lebih kompleks. Ia menyebut insiden di Surabaya hanyalah “puncak gunung es” dari persoalan penyalahgunaan pil koplo yang kian masif.

“Apa yang terjadi di Surabaya adalah alarm darurat bagi kita semua. Pil koplo telah merenggut kesadaran remaja dan menjadikannya krisis sosial,” ujar Lia saat ditemui pada Senin (15/9/2025).

Menurutnya, faktor penyebab penyalahgunaan pil koplo meliputi lemahnya pengawasan keluarga, minimnya ruang aktivitas sehat bagi anak muda, serta maraknya distribusi obat ilegal yang mudah dijangkau remaja.

Ning Lia, sapaan akrabnya, menegaskan bahwa penindakan tegas terhadap bandar dan pengedar harus menjadi prioritas aparat penegak hukum. Namun ia menekankan, langkah represif saja tidak cukup tanpa disertai upaya preventif.

“Penjara tidak akan cukup jika kita tidak memutus mata rantainya dari hulu,” katanya.

Ia mengingatkan bahwa penyelamatan generasi muda dari jeratan pil koplo bukanlah tugas sepihak, melainkan tanggung jawab kolektif. Keluarga, sekolah, pemerintah, dan masyarakat harus terlibat dalam upaya terstruktur.

Bagi Lia, keluarga memegang peran paling vital sebagai benteng pertama. Komunikasi yang terbuka dengan anak diyakini bisa menjadi filter utama agar remaja tidak mudah terjerumus. Selain itu, sekolah juga diminta memperkuat edukasi bahaya narkoba dengan materi yang intensif dan relevan, bukan sekadar formalitas dalam kurikulum.

Ia mendorong pemerintah daerah bersama masyarakat menghadirkan lebih banyak wadah kegiatan positif dan terjangkau agar energi anak muda dapat tersalurkan ke jalur yang produktif.

“Kalau keluarga abai, sekolah hanya formalitas, dan pemerintah tak menyediakan ruang kreatif, maka remaja akan mencari pelarian sendiri. Sayangnya, jalan pintas itu seringkali berupa pil koplo. Inilah yang harus kita hentikan bersama,” pungkas putri KH Maskur Hasyim itu.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Saat Kota Lamongan Terlelap, Polsek Tikung Bergerak Senyap Cegah Kejahatan 4C
Polisi Turun ke Jalan, Patroli Polsek Tikung Diperketat, Warga Lamongan Diminta Siaga Jaga Keamanan
Respon Cepat 110 Polres Lamongan, Tiga Gangguan Kamtibmas Ditangani dalam Semalam
Patroli Obvit Polsek Tikung Perketat Pengamanan Malam, Cegah 4C di Titik Rawan
Polsek Tikung Sikat Titik Rawan di Lamongan, Patroli Objek Vital Digeber Cegah Kejahatan 4C
Polsek Tikung Bergerak Tengah Malam di Lamongan, Patroli Blue Light Sapu Balap Liar dan Kriminalitas
Polres Jombang Bentuk Sabuk Kamtibmas, Cegah Gangguan Sebelum Membesar
Dini Hari Disikat! Modus Pembeli Palsu Gasak Tas Pedagang Semarang

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 12:19 WIB

Saat Kota Lamongan Terlelap, Polsek Tikung Bergerak Senyap Cegah Kejahatan 4C

Senin, 4 Mei 2026 - 11:51 WIB

Polisi Turun ke Jalan, Patroli Polsek Tikung Diperketat, Warga Lamongan Diminta Siaga Jaga Keamanan

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:56 WIB

Respon Cepat 110 Polres Lamongan, Tiga Gangguan Kamtibmas Ditangani dalam Semalam

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:48 WIB

Patroli Obvit Polsek Tikung Perketat Pengamanan Malam, Cegah 4C di Titik Rawan

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:45 WIB

Polsek Tikung Sikat Titik Rawan di Lamongan, Patroli Objek Vital Digeber Cegah Kejahatan 4C

Berita Terbaru

Wabup Sidoarjo Mimik Idayana melepas jemaah haji di Sidoarjo, Selasa (5/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemerintahan

1.239 Jemaah Haji Sidoarjo Berangkat, Wabup Tekankan Kesehatan

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:44 WIB