Gebyar Literasi Anak Sidoarjo Tanamkan Sejarah dan Budaya Lokal di Harjasda ke-167

Selasa, 3 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anak-anak mengikuti Gebyar Literasi Anak dalam rangka Harjasda ke-167 di Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sidoarjo, Senin (2/2/2026). (Foto Dok Ho/Nul-RadarBangsa.co.id)

Anak-anak mengikuti Gebyar Literasi Anak dalam rangka Harjasda ke-167 di Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sidoarjo, Senin (2/2/2026). (Foto Dok Ho/Nul-RadarBangsa.co.id)

SIDOARJO, RadarBangsa.co.id — Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menggelar Gebyar Literasi Anak untuk menyemarakkan Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo (Harjasda) ke-167. Kegiatan yang digagas Dinas Perpustakaan dan Kearsipan ini menanamkan literasi, sejarah, dan identitas lokal sejak usia dini melalui pendekatan kreatif dan edukatif.

Kegiatan Gebyar Literasi Anak berlangsung pada Senin (2/2/2026) di Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sidoarjo. Peserta berasal dari siswa KB, TK Citra Tunas Bangsa, serta SD Negeri Pucang 3 Sidoarjo. Sejak pagi, anak-anak tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan mewarnai yang dirancang untuk mengasah kreativitas sekaligus memperkenalkan nilai-nilai kearifan lokal.

Melalui aktivitas mewarnai, peserta tidak hanya berekspresi seni, tetapi juga diajak memahami sejarah daerah. Salah satu nilai utama yang dikenalkan adalah budaya menabung, yang telah mengakar dalam sejarah Sidoarjo. Nilai tersebut disampaikan melalui cerita lokal yang relevan dengan kehidupan anak-anak.

Kepala Bidang Pengolahan, Layanan, dan Pelestarian Bahan Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sidoarjo, Erna Kusumawati, menjelaskan bahwa tradisi menabung telah dikenal masyarakat Sidoarjo sejak masa lampau.

“Jika menilik sejarah, masyarakat Sidoarjo sejak dulu telah mengenal budaya menabung. Hal ini dapat diteladani dari kisah Jaka Pandelegan yang menabung padi di kawasan Candi Pari, Porong,” ujarnya.

Menurut Erna, pengenalan nilai sejarah sejak dini penting agar anak-anak terbiasa bersikap hemat dan bertanggung jawab. Selain itu, kegiatan mewarnai dimanfaatkan untuk memperkenalkan identitas Kabupaten Sidoarjo melalui simbol daerah. Anak-anak dikenalkan huruf “S” yang direpresentasikan dengan visual udang dan bandeng sebagai ikon khas Sidoarjo.

“Dengan cara yang menyenangkan, anak-anak lebih mudah memahami identitas daerahnya,” tambahnya.

Kegiatan ini semakin semarak dengan kehadiran Yuk Cilik Sidoarjo, Desmilana Tenri Zhafeera, yang turut mendampingi dan memberi semangat kepada peserta. Kehadirannya diharapkan menumbuhkan rasa bangga terhadap daerah sekaligus mengenalkan potensi wisata dan budaya Sidoarjo, seperti Wisata Bahari Tlocor, Industri Tas dan Koper Tanggulangin, Candi Dermo, Pulau Lusi, Candi Pari, hingga Museum Mpu Tantular.

Melalui Gebyar Literasi Anak, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menegaskan komitmennya membangun generasi yang tidak hanya gemar membaca, tetapi juga berkarakter dan berakar kuat pada sejarah serta budaya lokal.
“Literasi adalah fondasi membentuk karakter anak sejak dini,” pungkas Erna.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Dari Kampus ke Kampus, Anggota DPD RI Asal Jawa Timur Lia Istifhama Ajak Mahasiswa Belajar Pengabdian
Biro Adpim Jatim Raih Penghargaan, Literasi Digital Santri Jadi Perhatian
Polres Lamongan Gelar Apel Satgas Polisi Jogo Sekolah
SMPN 1 Bangsalsari Jember Kembangkan Gulat, Siapkan Atlet Pelajar ke Popda Jatim
Festival Film Santriwati Warnai Penutupan HSN 2026 di Lamongan
Program SIKAP Jatim Raih Penghargaan Nasional, 1.548 Sekolah Jadi Penggerak Ketahanan Pangan
TKA SMKN 8 Malang Diikuti 391 Murid, Khofifah Turun Langsung
Kapolres Lamongan Ajak Pelajar SMPN 1 Jauhi Narkoba Lewat POLIDIK

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:41

Dari Kampus ke Kampus, Anggota DPD RI Asal Jawa Timur Lia Istifhama Ajak Mahasiswa Belajar Pengabdian

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:14

Biro Adpim Jatim Raih Penghargaan, Literasi Digital Santri Jadi Perhatian

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:08

Polres Lamongan Gelar Apel Satgas Polisi Jogo Sekolah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:22

SMPN 1 Bangsalsari Jember Kembangkan Gulat, Siapkan Atlet Pelajar ke Popda Jatim

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:54

Festival Film Santriwati Warnai Penutupan HSN 2026 di Lamongan

Berita Terbaru