Gubernur Khofifah Apresiasi Budayawan Saat Tinjau Museum Peradaban Reog Ponorogo

Kamis, 15 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Khofifah meninjau pembangunan Museum Peradaban Reog Ponorogo bersama Bupati dan pejabat daerah (hms)

Gubernur Khofifah meninjau pembangunan Museum Peradaban Reog Ponorogo bersama Bupati dan pejabat daerah (hms)

PONOROGO, RadarBangsa.co.id – Museum dan Monumen Peradaban Reog Ponorogo diproyeksikan menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Jawa Timur. Tidak hanya menawarkan atraksi budaya, museum ini juga menjadi representasi perjalanan sejarah peradaban bangsa yang bersumber dari kearifan lokal Ponorogo.

Hal itu disampaikan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat meninjau langsung pembangunan Museum Peradaban Reog di kawasan Gunung Gamping, Desa Sampung, Kecamatan Sampung, Ponorogo, Rabu (14/5/2025).

“Ini akan menjadi referensi perjalanan peradaban bangsa yang digali dari kekayaan budaya lokal, khususnya Reog Ponorogo,” kata Khofifah.

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Khofifah didampingi Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, Wakil Bupati Lisdyarita, serta sejumlah pejabat Pemprov Jatim. Mereka meninjau bangunan utama museum yang terdiri dari 14 lantai, dengan progres pembangunan induk mencapai 98 persen.

Khofifah juga menikmati panorama Ponorogo dari lantai teratas gedung museum. Ia menilai pembangunan ini menjadi bentuk nyata dukungan terhadap Reog Ponorogo yang telah diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Tak Benda Dunia.

“Jauh sebelum pengakuan UNESCO, inisiasi pendirian museum ini sudah muncul. Ini patut diapresiasi sebagai langkah besar dalam pelestarian budaya,” ujarnya.

Lebih dari sekadar destinasi, Khofifah menyebut museum ini sebagai simbol keberanian, semangat ksatria, dan daya juang masyarakat Ponorogo yang tertanam kuat dalam setiap gerakan Reog.

“Semangat ksatria dan perjuangannya sangat luar biasa. Nilai-nilai ini harus terus hidup dan tersebar luas melalui museum ini nantinya,” imbuhnya.

Khofifah juga mengajak masyarakat Ponorogo untuk bangga memiliki warisan budaya yang bukan hanya mengakar kuat secara lokal, tetapi juga berkontribusi dalam membangun peradaban bangsa.

“Membangun peradaban butuh proses panjang, perjuangan, dan pengorbanan. Budayawan Ponorogo sudah membuktikannya lewat seni, tarian, aksesoris, hingga ekspresi Reog itu sendiri,” terangnya.

Ia pun mengajak seluruh pihak untuk mendukung kelancaran pembangunan museum yang ke depan akan menjadi sarana edukasi dan wisata budaya nasional.

“Mohon doa dan dukungan agar pembangunannya lancar dan kehadirannya bermanfaat besar bagi bangsa dan negara,” pungkas Khofifah.

Penulis : Nul

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru