Celana Ukuran 33 Dianggap Obesitas, Jerry Balik Sindir Menkes: Siapa yang Dia Maksud

- Redaksi

Kamis, 15 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jerry Massie mengkritik pernyataan Menkes Budi Gunadi soal obesitas dan ukuran celana (Dok pribadi)

Jerry Massie mengkritik pernyataan Menkes Budi Gunadi soal obesitas dan ukuran celana (Dok pribadi)

JAKARTA, RadarBangsa.co.id – Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie mempertanyakan pernyataan kontroversial Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin soal ukuran celana jeans dan risiko obesitas.

Sebelumnya, Menkes Budi menyebutkan bahwa pria yang membeli celana jeans ukuran di atas 32-33 sudah pasti obesitas dan akan “menghadap Allah-nya lebih cepat.” Ia menegaskan bahwa ucapannya bukan bentuk body shaming.

“Pernyataan itu ditujukan ke siapa? Jangan-jangan justru dia sendiri yang lebih dulu menghadap Allah,” kata Jerry kepada awak media, Rabu (14/5).

Jerry menilai pernyataan tersebut arogan dan tidak pantas dilontarkan oleh pejabat sekelas menteri. Menurut dia, banyak tokoh di Kabinet Indonesia Maju yang mungkin menggunakan celana ukuran di atas 33.

“Menpora Dito Ariotedjo, Menteri Perumahan Maruarar Sirait, dan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto kemungkinan besar pakai celana ukuran 33 ke atas. Bahkan Presiden Prabowo saya rasa juga,” ujar Jerry.

“Apakah dengan pernyataan itu, Menkes berharap mereka cepat menghadap Allah?” lanjutnya.

Jerry mengingatkan agar pejabat publik lebih bijak dalam menyampaikan pesan, apalagi menyangkut isu kesehatan yang sensitif.

“Tidak perlu menyampaikan dengan nada arogan, apalagi membawa-bawa nama Allah. Sebagai menteri, sebaiknya Menkes mengimbau masyarakat untuk hidup sehat dengan cara yang lebih santun,” ucapnya.

Ia menyarankan Menkes cukup menyampaikan imbauan agar masyarakat menjaga pola makan, menghindari makanan tinggi gula dan junk food, serta rajin berolahraga.

“Ingat, kematian itu di tangan Tuhan, bukan di tangan Menkes,” tandas Jerry.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

DPRD Musi Rawas Gaspol 4 Raperda Krusial Dibahas, Dari Tata Ruang hingga Ketertiban Daerah
Banjir Sidoarjo Tak Kunjung Usai, Pemkab Gandeng BNPB Gaspol Rp209 M
Sidoarjo Hapus Denda Pajak 2026, Warga Dikejar Deadline Oktober
Jalan Rusak Kencong Disorot, Bupati Jember Turun Tangan Kejar Perbaikan
2.956 Jamaah Haji Dilepas, Bupati Jember Ingatkan Ancaman Fisik di Tanah Suci
Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi
May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 07:32 WIB

DPRD Musi Rawas Gaspol 4 Raperda Krusial Dibahas, Dari Tata Ruang hingga Ketertiban Daerah

Selasa, 5 Mei 2026 - 06:06 WIB

Banjir Sidoarjo Tak Kunjung Usai, Pemkab Gandeng BNPB Gaspol Rp209 M

Selasa, 5 Mei 2026 - 06:00 WIB

Sidoarjo Hapus Denda Pajak 2026, Warga Dikejar Deadline Oktober

Selasa, 5 Mei 2026 - 05:52 WIB

Jalan Rusak Kencong Disorot, Bupati Jember Turun Tangan Kejar Perbaikan

Selasa, 5 Mei 2026 - 05:45 WIB

2.956 Jamaah Haji Dilepas, Bupati Jember Ingatkan Ancaman Fisik di Tanah Suci

Berita Terbaru