Gubernur Khofifah Apresiasi Gerakan Lingkungan Anggota DPD RI Komite III Lia Istifhama

- Redaksi

Minggu, 14 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LUMAJANG, RadarBangsa.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan penghargaan kepada Anggota DPD RI Komite III, Dr. Lia Istifhama, atas kontribusinya dalam menggerakkan kampanye lingkungan berbasis partisipasi masyarakat bertajuk Shodaqoh Oksigen. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas peran aktif Lia Istifhama dalam mendorong kesadaran ekologis yang berdampak langsung pada ekonomi warga.

Piagam penghargaan bernomor 100.3.3/KPTS/033.2/2025 diserahkan langsung oleh Gubernur Khofifah di Bumi Perkemahan Glagah Arum Kedang Tepus, Senduro, Kabupaten Lumajang, bertepatan dengan peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) 2025. Peringatan tersebut dimanfaatkan Pemprov Jatim untuk menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.

Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah menilai kampanye Shodaqoh Oksigen menghadirkan pendekatan sederhana namun relevan dengan tantangan lingkungan saat ini. Menurutnya, gerakan tersebut tidak hanya mendorong aktivitas menanam pohon, tetapi juga membangun kesadaran kolektif tentang hubungan erat antara alam dan kesejahteraan masyarakat.

“Shodaqoh Oksigen mampu menginspirasi banyak komunitas karena menggabungkan kepedulian lingkungan dengan penguatan ekonomi keluarga. Ini sejalan dengan visi pembangunan berkelanjutan Jawa Timur,” ujar Khofifah, Jumat (12/12).

Pemprov Jatim memandang inisiatif yang digagas Senator asal Jawa Timur yang akrab disapa Ning Lia itu sebagai model gerakan lingkungan yang adaptif. Melalui keterlibatan UMKM dan kelompok masyarakat, Shodaqoh Oksigen dinilai menciptakan dampak ganda berupa peningkatan kualitas lingkungan sekaligus penguatan ekonomi lokal.

Menanggapi penghargaan tersebut, Lia Istifhama menyampaikan apresiasi dan komitmennya untuk terus mengembangkan gerakan pelestarian alam yang inklusif. “Menjaga bumi adalah tanggung jawab bersama. Jika setiap orang mau menanam satu pohon dalam momen penting hidupnya, dampaknya akan sangat besar bagi masa depan lingkungan,” kata Lia Istifhama.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi
May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 17:54 WIB

Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi

Senin, 4 Mei 2026 - 11:41 WIB

May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Berita Terbaru