Gubernur Khofifah di Lamongan Gelar Operasi Pasar Murah, Harga Sembako Dipangkas Jelang Lebaran

Rabu, 4 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meninjau Operasi Pasar Murah di Sukodadi, Lamongan, Rabu (4/3/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meninjau Operasi Pasar Murah di Sukodadi, Lamongan, Rabu (4/3/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar Operasi Pasar Murah (OPM) di depan Kantor Kecamatan Sukodadi, Lamongan, Rabu (4/3/2026), sebagai langkah konkret stabilisasi harga selama Ramadan dan menjelang Idul Fitri 1447 H.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa turun langsung meninjau pelaksanaan OPM didampingi Bupati Lamongan Yuhronur Efendi. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah sekaligus menjaga daya beli masyarakat di tengah kecenderungan kenaikan harga bahan pokok.

Khofifah menyampaikan, OPM di Lamongan merupakan pelaksanaan ke-32 yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur. Program tersebut diklaim sebagai bentuk komplementaritas dengan kebijakan pemerintah kabupaten/kota.

“Menjelang Lebaran biasanya ada dinamika dan penyesuaian harga. Karena itu kita lakukan stabilisasi melalui pasar murah, sekaligus pengendalian inflasi. Sembako yang dijual di sini harganya jauh di bawah pasaran,” ujar Khofifah.

Dalam OPM tersebut, beras SPHP kemasan 5 kilogram dijual Rp55.000. Harga ayam ras dipatok Rp30.000 per ekor dari harga pasar sekitar Rp42.000. Gula pasir dijual Rp14.000 per kilogram, minyak goreng Rp13.000 per liter, serta cabai rawit Rp40.000 per kilogram atau setara Rp4.000 per ons dari kisaran harga pasar Rp80.000.

Selisih harga tersebut diharapkan dapat membantu pemenuhan kebutuhan logistik rumah tangga, khususnya masyarakat berpenghasilan rendah. Selain itu, intervensi pasar ini ditujukan untuk meredam spekulasi dan gejolak harga di tingkat pedagang.

Khofifah menegaskan, sinergi antara Pemprov dan pemerintah kabupaten/kota menjadi kunci efektivitas pengendalian inflasi. “Harapannya, stabilisasi harga ini bisa menjaga daya beli masyarakat dan memastikan kebutuhan pokok tetap terjangkau hingga Lebaran,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Gus Fawait Rombak Pejabat Pemkab Jember, Target Percepatan RPJMD Jadi Alasan
Harhubnas 2026, Trans Jatim Gratis Sehari di 8 Koridor, Gubernur Khofifah Ajak Warga Beralih ke Transportasi Publik
Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 09:14

Gus Fawait Rombak Pejabat Pemkab Jember, Target Percepatan RPJMD Jadi Alasan

Kamis, 17 September 2026 - 09:06

Harhubnas 2026, Trans Jatim Gratis Sehari di 8 Koridor, Gubernur Khofifah Ajak Warga Beralih ke Transportasi Publik

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Berita Terbaru