Gubernur Khofifah Mendampingi Sheikh Afeefuddin Al Jailani Kunjungi Ponpes Zainul Hasan Genggong di Probolinggo

Selasa, 19 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO, RadarBangsa.co.id– Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama ulama sekaligus tokoh sufi dunia, Al Sheikh Al Sayid Afeefuddin Al-Jailani menyapa ribuan santri dan santriwati Pondok Pesantren Zainul Hasan Gonggeng, Kabupaten Probolinggo pada Senin (18/5).

Kehadiran Gubernur Khofifah dan Sheikh Afeefuddin disambut penuh antusias oleh para santri dan santriwati melalui lantunan shalawat Nabi. Kunjungan ini menjadi momentum penguatan nilai-nilai keislaman, pendidikan karakter, serta motivasi bagi generasi muda pesantren agar terus bersemangat menuntut ilmu dan menjaga akhlakul karimah.

Dalam kesempatan ini, Gubernur Khofifah menyampaikan rasa bahagia dan bangganya dapat kembali hadir di tengah keluarga besar Ponpes Zainul Hasan Genggong. Menurutnya, pesantren memiliki peran strategis tidak hanya sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga sebagai pusat pembentukan karakter, moral, dan peradaban bangsa.

“Sebagai salah satu ponpes tertua di Jawa Timur, Ponpes Genggong bukan sekadar lembaga pendidikan, namun juga tumbuh menjadi benteng pertahanan moral yang sangat kokoh bagi Jawa Timur dan Indonesia,” ujarnya.

Gubernur Khofifah menegaskan bahwa pendidikan pesantren tidak boleh dipandang sebelah mata. Pesantren telah terbukti melahirkan generasi yang memiliki keseimbangan antara kecerdasan intelektual, spiritual, dan sosial, sekaligus menanamkan nilai nasionalisme dan religiusitas sebagai fondasi utama menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Bukan sekadar tempat menimba ilmu, pesantren menjelma menjadi salah satu pusat tumbuhnya peradaban sekaligus identitas sebuah bangsa,” ungkapnya.

Gubernur Khofifah juga menyampaikan bahwa dari pesantren lahir banyak ulama besar yang memberikan kontribusi tidak hanya bagi Indonesia, tetapi juga dunia internasional. Ia pun berpesan kepada para santri agar terus semangat belajar, memperdalam ilmu agama, serta menjaga adab dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari.

“Rasulullah SAW bersabda, barangsiapa yang menempuh jalan bersentuhan dengan ilmu maka akan Allah mudahkan jalannya menuju surga Allah SWT. Semangat menempuh pendidikan anak-anakku. Jadilah kebanggan kedua orang tua, kebanggaan para guru, pondok pesantren dan juga kebanggan Jatim dan bangsa Indonesia,” pesannya.

Sementara itu, Al Sheikh Al Sayid Afeefuddin Al-Jailani dalam tausiyahnya menyampaikan harapan besar agar dari Ponpes Zainul Hasan Genggong lahir generasi ulama dan pemimpin masa depan yang mampu membawa keberkahan bagi bangsa dan umat.

Beliau menekankan bahwa ilmu memiliki kedudukan yang sangat tinggi dan mampu mengangkat derajat seseorang melebihi harta maupun kedudukan. Karena itu, seorang penuntut ilmu harus memiliki semangat belajar sekaligus semangat mengajarkan ilmu yang dimiliki kepada sesama.

“Walau nantinya tidak menjadi ulama tersohor dunia, namun kita akan menjadi santri yang cinta kepada Rasullullah SAW dan mendapat cinta dari Allah SWT,” tuturnya.

Menurutnya, para santri merupakan pribadi-pribadi yang dekat dengan rahmat dan kemuliaan Allah SWT. Kesungguhan dalam menuntut ilmu juga menjadi bentuk bakti kepada kedua orang tua serta jalan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Sheikh Afeefuddin juga menyampaikan apresiasi dan pujian kepada Gubernur Khofifah yang dinilainya menjadi teladan dalam sikap tawaduk, keikhlasan, dan kepedulian terhadap sesama.

“Beliau mengajarkan kepada kita bagaimana tawaduk, berbuat kebaikan dan keikhlasan kepada sesama,” ungkapnya.

“Bukan hanya sekedar pejabat, tapi mengajarkan kebaikan keikhlasan lalu tawaduk terhadap hamba hamba Allah. Semoga keberkahan selalu menyertai beliau,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen
Kapolsek Laren Ingatkan Pelajar MA Muhammadiyah 03 Jauhi Bullying dan Bijak Bermedsos
Tiga Pesan Kapolsek Tikung untuk Pelajar SMK Islam Lamongan, Jaga Pergaulan, Tertib di Jalan, Jauhi Narkoba
Wamenaker Ajak Generasi Muda Jadikan AI Pengganda Produktivitas
Khofifah Resmi Kukuhkan 200 Mahasiswa Baru AMN Surabaya
Maulid Nabi di SMP Modhariyah Bangkalan, Siswa Diajak Teladani Rasulullah
Extranas ke-8 Digelar di Lamongan, Libatkan 137 Madrasah dari 19 Provinsi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 09:27

Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen

Selasa, 15 September 2026 - 15:22

Kapolsek Laren Ingatkan Pelajar MA Muhammadiyah 03 Jauhi Bullying dan Bijak Bermedsos

Senin, 14 September 2026 - 08:41

Tiga Pesan Kapolsek Tikung untuk Pelajar SMK Islam Lamongan, Jaga Pergaulan, Tertib di Jalan, Jauhi Narkoba

Sabtu, 12 September 2026 - 18:27

Wamenaker Ajak Generasi Muda Jadikan AI Pengganda Produktivitas

Sabtu, 12 September 2026 - 17:46

Khofifah Resmi Kukuhkan 200 Mahasiswa Baru AMN Surabaya

Berita Terbaru