SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Khofifah Indar Parawansa menyalurkan 290 paket sembako kepada masyarakat kurang mampu, marbot dan petugas kebersihan masjid, serta pengemudi ojek online (ojol) di Kota Surabaya, Minggu (15/2). Aksi sosial ini digelar menjelang Ramadhan 1447 Hijriah sebagai bentuk penguatan kesalehan sosial dan respons atas potensi kenaikan harga bahan pokok.
Penyaluran bantuan dilakukan di dua titik, yakni Pasar Tambakrejo, Kecamatan Simokerto, serta kawasan Masjid Nasional Al Akbar Surabaya. Sebanyak 140 paket dibagikan di Pasar Tambakrejo dan 150 paket lainnya di lingkungan masjid nasional tersebut.
Di sela kegiatan, Khofifah menegaskan bahwa Ramadhan bukan hanya momentum ibadah spiritual, tetapi juga penguatan solidaritas sosial. Menurutnya, menjelang bulan suci biasanya terjadi peningkatan permintaan bahan pokok yang berdampak pada kenaikan harga di sejumlah pasar tradisional.
“Ramadhan ini mari kita bangun kekuatan ketenangan jiwa supaya kita bisa menguatkan kesalehan sosial. Biasanya jelang Ramadhan ada kecenderungan harga bahan pokok naik, semoga bantuan ini bisa sedikit membantu,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemerintah provinsi berupaya hadir secara langsung di tengah masyarakat, terutama kelompok rentan yang terdampak fluktuasi ekonomi harian, seperti marbot, petugas kebersihan masjid, dan pengemudi ojol yang penghasilannya bergantung pada mobilitas masyarakat.
Secara konteks, Ramadhan kerap diiringi lonjakan konsumsi rumah tangga. Data sejumlah pasar tradisional di Jawa Timur pada periode menjelang puasa menunjukkan kenaikan harga komoditas tertentu seperti beras, gula, dan minyak goreng. Dalam situasi tersebut, bantuan sembako dinilai mampu menjadi bantalan sosial sementara bagi keluarga prasejahtera.
Khofifah berharap kepedulian sosial tidak berhenti pada seremoni pembagian bantuan, melainkan menjadi gerakan bersama selama Ramadhan. “Semoga saudara-saudara kita lebih tenang menjalankan ibadah puasa karena ada dukungan dari yang berkecukupan. Ini saya harap terus dilakukan sepanjang Ramadhan,” tuturnya.
Salah satu penerima bantuan, Sutami (55), pengemudi ojol perempuan, mengaku terbantu dengan paket sembako yang diterimanya. Ia menyebut perhatian pemerintah daerah memberi semangat tambahan bagi para ojol perempuan yang sebagian besar menjadi tulang punggung keluarga.
“Terima kasih kepada Ibu Gubernur Khofifah yang selalu perhatian kepada kami, khususnya ojol perempuan. Bantuan ini sangat berarti bagi kami menjelang Ramadhan,” ujarnya.
Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda sosial Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam menyambut Ramadhan 1447 H, sekaligus mempertegas komitmen memperkuat jaring pengaman sosial bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Lainnya:
- Bedah Rumah Insan Pendidikan Jatim Tembus 135 Unit, Khofifah Turun Langsung
- Bupati Kendal Tekankan Disiplin Jadi Kunci Profesionalisme ASN
- Khofifah Tinjau Bedah Rumah Petugas Sekolah, 135 Warga Pendidikan Terbantu
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin








