Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Pendidikan Rp112 Juta untuk 112 Murid Jombang, 193 Prestasi Diapresiasi

Jumat, 28 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat menyerahkan bantuan biaya pendidikan afirmasi kepada murid SMA, SMK, dan SLB di SMKN 3 Jombang, Jumat (29/8). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat menyerahkan bantuan biaya pendidikan afirmasi kepada murid SMA, SMK, dan SLB di SMKN 3 Jombang, Jumat (29/8). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

JOMBANG, RadarBangsa.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyalurkan bantuan biaya pendidikan afirmasi senilai Rp112 juta kepada 112 murid SMA, SMK, dan SLB di Kabupaten Jombang, Jumat (29/8). Masing-masing penerima mendapat bantuan Rp1 juta dan sepasang sepatu.

Penyerahan bantuan berlangsung di SMKN 3 Jombang. Para penerima terdiri atas 30 murid SLB, 26 murid SMA, dan 56 murid SMK.

Khofifah mengatakan program afirmasi tersebut merupakan bentuk komitmen Pemprov Jawa Timur agar keterbatasan ekonomi tidak menjadi alasan anak berhenti sekolah.

“Kita keliling di banyak daerah karena ada sekitar 50.000 anak-anak SLB, SMA, dan SMK yang mendapatkan support beasiswa afirmasi. Satu murid mendapatkan Rp1 juta. Harapannya tidak ada anak-anak yang kemudian berhenti sekolah di tengah jalan,” kata Khofifah.

Menurut dia, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan kebutuhan pendidikan yang masih ditanggung keluarga, termasuk melalui dukungan biaya pendidikan lainnya.

“Insha Allah dengan bantuan biaya ini bisa membantu meringankan kebutuhan pendidikan para murid. Termasuk dari bpopp bisa meringankan beban murid yg dari keluarga kurang mampu,” jelasnya.

Selain bantuan pendidikan, Khofifah menyoroti capaian prestasi pelajar di Jombang. Dari 133 satuan pendidikan SMA, SMK, dan SLB yang terdiri atas 45 SMA, 72 SMK, dan 16 SLB, tercatat 193 prestasi tingkat nasional dan internasional.

Rinciannya, 69 prestasi diraih di tingkat internasional dan 124 prestasi di tingkat nasional.

Khofifah mengapresiasi capaian tersebut. Menurutnya, prestasi itu menunjukkan murid-murid Jombang memiliki kemampuan dan keterampilan untuk bersaing di tingkat yang lebih tinggi.

“Apresiasi ini kita berikan kepada anak-anak yang sudah menjadi juara, baik nasional maupun internasional. Kita bisa bayangkan bahwa anak-anak ini memiliki kecerdasan, keterampilan, dan skill yang luar biasa,” ujarnya.

Khofifah meminta guru dan satuan pendidikan mengawal prestasi tersebut agar dapat menjadi modal bagi murid untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri melalui jalur prestasi.

“Ini sebetulnya menjadi pintu pembuka untuk bisa masuk perguruan tinggi negeri melalui jalur prestasi. Ini yang harus dikawal oleh para guru supaya mereka nanti betul-betul bisa masuk pada perguruan tinggi yang diharapkan dan menjadi pembuka pintu tercapainya cita-cita mereka,” kata Khofifah.

Ia menambahkan, murid yang meraih medali emas pada kompetisi nasional telah memiliki peluang mendapatkan beasiswa melalui jalur prestasi. Peluang tersebut semakin terbuka bagi murid yang meraih prestasi internasional.

“Anak-anak yang mendapatkan gold medal nasional itu sudah punya peluang untuk mendapatkan beasiswa jalur prestasi, apalagi yang internasional,” ujarnya.

Khofifah menilai prestasi tersebut tidak terlepas dari kerja keras murid, pendampingan guru, dukungan orang tua, serta ekosistem pendidikan yang dibangun bersama.

Ia juga mengingatkan para murid berprestasi agar tidak cepat berpuas diri dan terus meningkatkan kemampuan.

“Jangan berhenti pada capaian hari ini. Jadikan setiap prestasi sebagai motivasi untuk terus belajar, mengembangkan kemampuan, dan meraih pencapaian yang lebih tinggi,” ujar Khofifah.

Menurut Khofifah, pendidikan tidak sebatas penguasaan ilmu pengetahuan di kelas. Sekolah juga harus menjadi ruang untuk membangun keterampilan, karakter, kreativitas, kemandirian, dan kemampuan beradaptasi.

“Di tengah perubahan dunia yang semakin cepat, pendidikan harus mampu membekali anak-anak kita bukan hanya dengan pengetahuan, tetapi juga keterampilan, karakter, kreativitas, dan kemampuan beradaptasi,” katanya.

Ia berharap bantuan afirmasi dan apresiasi prestasi tersebut dapat mendorong pelajar Jombang terus mengembangkan potensi.

“Keterbatasan bukan alasan untuk berhenti, dan prestasi bukan alasan untuk cepat berpuas diri,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Khofifah juga menyerahkan sembako kepada orang tua murid penerima bantuan afirmasi. Sembako dan santunan turut diberikan kepada petugas kebersihan serta penjaga sekolah di SMKN 3 Jombang sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Dari Kampus ke Kampus, Anggota DPD RI Asal Jawa Timur Lia Istifhama Ajak Mahasiswa Belajar Pengabdian
Biro Adpim Jatim Raih Penghargaan, Literasi Digital Santri Jadi Perhatian
Polres Lamongan Gelar Apel Satgas Polisi Jogo Sekolah
SMPN 1 Bangsalsari Jember Kembangkan Gulat, Siapkan Atlet Pelajar ke Popda Jatim
Festival Film Santriwati Warnai Penutupan HSN 2026 di Lamongan
Program SIKAP Jatim Raih Penghargaan Nasional, 1.548 Sekolah Jadi Penggerak Ketahanan Pangan
TKA SMKN 8 Malang Diikuti 391 Murid, Khofifah Turun Langsung
Kapolres Lamongan Ajak Pelajar SMPN 1 Jauhi Narkoba Lewat POLIDIK

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:41

Dari Kampus ke Kampus, Anggota DPD RI Asal Jawa Timur Lia Istifhama Ajak Mahasiswa Belajar Pengabdian

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:14

Biro Adpim Jatim Raih Penghargaan, Literasi Digital Santri Jadi Perhatian

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:08

Polres Lamongan Gelar Apel Satgas Polisi Jogo Sekolah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:22

SMPN 1 Bangsalsari Jember Kembangkan Gulat, Siapkan Atlet Pelajar ke Popda Jatim

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:54

Festival Film Santriwati Warnai Penutupan HSN 2026 di Lamongan

Berita Terbaru