Gubernur Khofifah Sapa Warga dan Bagikan Snack di Manggarai Timur

Rabu, 26 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyapa warga dan membagikan snack kepada anak-anak saat menuju lokasi pengungsian Benteng Jawa, Manggarai Timur, Senin (24/8). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyapa warga dan membagikan snack kepada anak-anak saat menuju lokasi pengungsian Benteng Jawa, Manggarai Timur, Senin (24/8). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

MANGGARAI TIMUR, RadarBangsa.co.id — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyempatkan diri menyapa warga dan membagikan makanan ringan kepada anak-anak saat perjalanan menuju lokasi pengungsian Benteng Jawa, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur, Senin (24/8).

Momen tersebut terjadi di sela kunjungan Khofifah untuk menyerahkan bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Timur kepada masyarakat terdampak gempa bumi Flores, NTT. Beberapa kali turun dari mobil, Khofifah menghampiri warga dan membagikan snack secara langsung kepada anak-anak.

Senyum dan keceriaan anak-anak terlihat saat menerima makanan ringan. Warga pun menyambut hangat sapaan Khofifah di tengah situasi sulit akibat bencana.

Khofifah mengatakan, misi kemanusiaan tidak hanya berkaitan dengan penyaluran bantuan logistik, tetapi juga menghadirkan kepedulian dan dukungan moril bagi masyarakat terdampak.

“Dalam perjalanan menuju lokasi pengungsian, kami mendapat kesempatan untuk bertemu dan menyapa masyarakat secara langsung. Sapaan sederhana sering kali justru menghadirkan kedekatan yang sangat bermakna,” ungkapnya.

Menurut Khofifah, masyarakat yang menghadapi bencana membutuhkan lebih dari sekadar pemenuhan kebutuhan dasar. Kehadiran pemerintah, relawan, serta masyarakat dari daerah lain dinilai dapat memberikan rasa tenang dan keyakinan bahwa warga terdampak tidak menghadapi musibah seorang diri.

“Bantuan tentu sangat penting untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Namun, kehadiran dan perhatian juga dibutuhkan agar saudara-saudara kita merasakan bahwa mereka tidak sendiri dalam menghadapi musibah ini,” katanya.

Perhatian Khofifah juga tertuju kepada anak-anak. Ia menilai mereka membutuhkan dukungan agar tetap merasa aman, ceria, dan memiliki semangat untuk kembali belajar serta menjalani aktivitas sehari-hari ketika kondisi memungkinkan.

“Anak-anak harus tetap sehat, ceria, dan semangat belajar. Dalam situasi seperti apa pun, mereka harus terus kita jaga karena merekalah generasi penerus yang akan melanjutkan pembangunan bangsa,” tuturnya.

Khofifah menyebut makanan ringan yang dibagikan memang sederhana. Namun, kegembiraan anak-anak menjadi pengingat bahwa perhatian kecil tetap memiliki arti bagi masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit.

“Yang kami bagikan mungkin sederhana, tetapi mudah-mudahan dapat menghadirkan sedikit kebahagiaan. Senyum anak-anak menjadi energi sekaligus pengingat bagi kita semua untuk terus menumbuhkan kepedulian,” katanya.

Kunjungan Khofifah ke Manggarai Timur merupakan bagian dari rangkaian dukungan Pemprov Jatim bagi masyarakat terdampak gempa bumi Flores. Selain membawa bantuan logistik, kehadiran pemerintah provinsi diarahkan untuk mendukung proses pemulihan masyarakat, termasuk kelompok rentan.

Khofifah menegaskan solidaritas antardaerah menjadi bagian penting dari semangat gotong royong. Menurutnya, bencana yang terjadi di suatu wilayah merupakan panggilan kemanusiaan bagi masyarakat Indonesia untuk saling membantu sesuai kemampuan.

“Bencana tidak mengenal batas wilayah. Ketika saudara-saudara kita di NTT mengalami musibah, maka sudah menjadi kewajiban moral kita untuk hadir, bergotong royong, dan memberikan dukungan sesuai kemampuan,” tegas Khofifah.

Ia berharap bantuan dan dukungan dari Pemprov Jatim serta masyarakat Jawa Timur dapat membantu memenuhi kebutuhan warga selama berada di pengungsian sekaligus mendukung proses pemulihan pascabencana.

Khofifah juga mendorong koordinasi antara pemerintah daerah, petugas lapangan, tenaga kesehatan, relawan, dan berbagai unsur masyarakat. Koordinasi diperlukan agar kebutuhan warga dapat dipetakan dan bantuan disalurkan sesuai kondisi di lapangan.

“Yang terpenting bukan hanya memastikan bantuan tiba di lokasi, tetapi juga menyalurkan bantuan tersebut diterima dan dimanfaatkan oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” jelasnya.

Ia menilai pemulihan pascabencana membutuhkan waktu dan dukungan berkelanjutan. Upaya tersebut tidak hanya menyangkut kebutuhan dasar, tetapi juga pemulihan kehidupan sosial, pendidikan, kesehatan, dan perekonomian warga.

“Di tengah musibah, gotong royong, kepedulian, dan persaudaraan menjadi kekuatan kita. Semoga bantuan dan kehadiran kami dapat sedikit meringankan beban sekaligus menambah semangat saudara-saudara kita untuk bangkit dan pulih kembali,” pungkas Khofifah.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru