Gubernur Khofifah Tinjau Kesiapan Sekolah Rakyat di Pasuruan

Minggu, 6 Juli 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau kesiapan sarana dan prasarana Sekolah Rakyat di Gedung Eks Kantor Pemkab Pasuruan, Rabu (2/7/2025). | Dok foto Ho/RadarBangsa

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau kesiapan sarana dan prasarana Sekolah Rakyat di Gedung Eks Kantor Pemkab Pasuruan, Rabu (2/7/2025). | Dok foto Ho/RadarBangsa

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau kesiapan sarana dan prasarana Sekolah Rakyat (SR) di Gedung Eks Kantor Pemkab Pasuruan, Rabu (2/7). Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian pengecekan terhadap 19 SR yang akan mulai beroperasi pada 14 Juli mendatang.

SR di Kabupaten Pasuruan sendiri akan membuka enam rombongan belajar (rombel) dengan total 150 siswa. Rinciannya, tiga rombel untuk jenjang SMP dengan 75 siswa, dan tiga rombel untuk jenjang SMA juga dengan 75 siswa.

Dalam peninjauan tersebut, Khofifah memastikan kondisi fisik sarana dan prasarana di SR Kabupaten Pasuruan sangat layak dan memenuhi standar kelayakan. Fasilitas seperti ruang kelas, ruang makan, kamar mandi, kamar tidur, hingga meja belajar telah tersedia dan dinilai siap pakai.

“Fasilitasnya sangat memenuhi syarat untuk tempat pembelajaran. Semoga proses belajar berjalan lancar dan mampu memberikan pembinaan karakter yang kuat bagi para siswa,” ujar Khofifah.

SR ini juga dilengkapi ruang laboratorium, ruang praktikum, asrama yang terpisah antara siswa laki-laki dan perempuan, serta dapur. Khusus untuk kamar, Gubernur Khofifah menilai ukurannya cukup luas dan sudah dilengkapi meja belajar di setiap unitnya.

“Tempatnya juga luas, ada lapangan, masjid, area parkir, dan bahkan telah memenuhi standar desain Sekolah Rakyat yang dicanangkan Presiden Prabowo, yaitu dilengkapi kolam renang,” imbuhnya.

Khofifah menambahkan, konsep boarding school yang diterapkan di SR sangat mendukung pembentukan karakter peserta didik. Program ini diyakini mampu memberikan penguatan nilai-nilai disiplin dan kemandirian melalui pengawasan wali asuh yang intensif.

“Insya Allah anak-anak mendapatkan pembelajaran yang sangat baik. Wali asuh juga harus berperan aktif dalam memberikan bimbingan dan pembinaan,” ujarnya.

Gubernur juga menegaskan bahwa SR ditujukan bagi peserta didik dari keluarga kurang mampu. Kriteria siswa adalah mereka yang masuk dalam kategori Desil 1 (keluarga miskin) dan Desil 2 (keluarga rentan), sesuai Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

“Peserta didik Desil 1 dan 2 adalah anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem,” tegasnya.

Salah satu calon siswa SR Pasuruan, Dahlan (16), mengungkapkan rasa syukurnya saat ditemui dalam acara Sapa Bansos di Pendopo Kabupaten Pasuruan. Ia mengaku sempat putus sekolah dan kini berkesempatan kembali melanjutkan pendidikan.

“Sempat putus sekolah, sekarang bisa sekolah lagi di kelas 1 SMP. Saya senang dan berterima kasih kepada Ibu Gubernur dan Pak Bupati yang telah memperhatikan saya dan teman-teman yang tidak mampu,” ungkapnya dengan wajah ceria.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Dari Kampus ke Kampus, Anggota DPD RI Asal Jawa Timur Lia Istifhama Ajak Mahasiswa Belajar Pengabdian
Biro Adpim Jatim Raih Penghargaan, Literasi Digital Santri Jadi Perhatian
Polres Lamongan Gelar Apel Satgas Polisi Jogo Sekolah
SMPN 1 Bangsalsari Jember Kembangkan Gulat, Siapkan Atlet Pelajar ke Popda Jatim
Festival Film Santriwati Warnai Penutupan HSN 2026 di Lamongan
Program SIKAP Jatim Raih Penghargaan Nasional, 1.548 Sekolah Jadi Penggerak Ketahanan Pangan
TKA SMKN 8 Malang Diikuti 391 Murid, Khofifah Turun Langsung
Kapolres Lamongan Ajak Pelajar SMPN 1 Jauhi Narkoba Lewat POLIDIK

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:41

Dari Kampus ke Kampus, Anggota DPD RI Asal Jawa Timur Lia Istifhama Ajak Mahasiswa Belajar Pengabdian

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:14

Biro Adpim Jatim Raih Penghargaan, Literasi Digital Santri Jadi Perhatian

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:08

Polres Lamongan Gelar Apel Satgas Polisi Jogo Sekolah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:22

SMPN 1 Bangsalsari Jember Kembangkan Gulat, Siapkan Atlet Pelajar ke Popda Jatim

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:54

Festival Film Santriwati Warnai Penutupan HSN 2026 di Lamongan

Berita Terbaru