Gubernur Khofifah Tinjau RSUD Syamrabu Bangkalan, Apresiasi Farmasi Robotik dan Kinerja Keuangan Surplus

Senin, 2 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau Farmasi Robotik RSUD Syamrabu Bangkalan, Minggu (1/2/2026). (Foto Dok Ho/Nul-RadarBangsa.co.id)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau Farmasi Robotik RSUD Syamrabu Bangkalan, Minggu (1/2/2026). (Foto Dok Ho/Nul-RadarBangsa.co.id)

BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syarifah Ambami Rato Ebu (Syamrabu) Bangkalan, Madura, Minggu (1/2/2026). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan peningkatan mutu layanan kesehatan sekaligus menilai efektivitas tata kelola rumah sakit daerah.

RSUD Syamrabu merupakan salah satu rumah sakit rujukan terbesar di Pulau Madura. Dalam peninjauan tersebut, Gubernur Khofifah mengapresiasi manajemen rumah sakit yang dinilai berhasil melakukan lompatan signifikan, baik dari sisi inovasi teknologi pelayanan medis maupun kemandirian keuangan.

Salah satu capaian yang mendapat sorotan adalah keberhasilan RSUD Syamrabu mencatatkan kondisi surplus dalam kerja sama pembiayaan dengan BPJS Kesehatan. Di tengah tantangan pembiayaan kesehatan nasional dan penyesuaian anggaran pemerintah, capaian ini dinilai sebagai bukti efisiensi operasional yang kuat.

“Kabar bahwa RSUD Syamrabu bisa surplus lewat BPJS tentu menjadi angin segar. Di tengah isu pengetatan anggaran, kreativitas dan ketepatan pengelolaan keuangan sangat dibutuhkan,” ujar Khofifah.

Menurutnya, kemampuan rumah sakit daerah menjaga keseimbangan antara kualitas layanan dan kesehatan finansial merupakan modal penting untuk keberlanjutan pelayanan publik.

Selain kinerja keuangan, Khofifah juga meninjau implementasi teknologi Farmasi Robotik CONSIS, sistem otomatisasi penyimpanan dan distribusi obat yang telah diterapkan RSUD Syamrabu. Teknologi ini memungkinkan proses pengambilan dan pendistribusian obat dilakukan secara cepat, akurat, dan terintegrasi.

“Digitalisasi sudah menyentuh semua lini. Tadi kita lihat bagaimana resep diproses hingga obat diterima pasien dengan sangat cepat. Ini sangat advance,” kata Khofifah.

Ia menambahkan, penggunaan sistem robotik ini tidak hanya memangkas waktu antrean pasien, tetapi juga menekan risiko kesalahan manusia dalam peracikan dan distribusi obat. Seluruh proses dilakukan dalam hitungan detik.

Khofifah berharap inovasi RSUD Syamrabu dapat menjadi contoh bagi rumah sakit daerah lain di Jawa Timur agar berani berinvestasi pada teknologi kesehatan modern. Namun, ia mengingatkan bahwa kemajuan teknologi harus tetap dibarengi peningkatan kualitas sumber daya manusia dan orientasi pelayanan.

“Apa yang dilakukan RSUD Syamrabu hari ini membuktikan bahwa rumah sakit daerah mampu menuju standar layanan internasional,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru