Tiga Kecamatan Kepulauan Siap Ramaikan Panggung Besar Pameran Pembangunan Madura Culture 2025

Selasa, 26 Agustus 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Baju Putih: Camat Kangayan, Nurullah, S.H.,M.H (ist)

Baju Putih: Camat Kangayan, Nurullah, S.H.,M.H (ist)

SUMENEP, RadarBangsa.co.id – Tiga Kecamatan Kepulauan, yakni Arjasa, Kangayan dan Sapeken, nyatakan siap untuk turut ambil bagian dan meramaikan panggung besar ‘Pameran Pembangunan’ di kabupaten Sumenep yang akan berlangsung selama sepekan lamanya, dimulai tanggal 28 Agustus 2025.

Ketiga kecamatan kepulauan tersebut akan menampilkan capaian pembangunan sekaligus potensi unggulan daerah masing-masing, mulai dari sektor kelautan, perikanan, UMKM, hingga pariwisata bahari.

Camat Kangayan, Nurullah, S.H., M.H mengatakan, dalam ajang tahunan ini pihaknya bukan sekadar ikut-ikutan (Formalitas), tetapi juga bentuk komitmen untuk memperlihatkan wajah kepulauan yang selama ini dikenal kaya potensi namun jauh dari pusat kota.

“Ini kesempatan emas bagi kami untuk memperkenalkan hasil pembangunan di kepulauan, sekaligus menunjukkan bahwa masyarakat Kangayan mampu bergerak maju dengan kemandirian,” ucapnya.

Menurutnya, pameran pembangunan Madura Culture 2025 sendiri diproyeksikan menjadi ajang besar yang mempertemukan pemerintah daerah, pelaku usaha, komunitas budaya, hingga investor. Kehadiran kontestan dari kecamatan kepulauan akan menambah warna dan diharapkan mampu memperkuat branding Sumenep sebagai kabupaten kepulauan dengan sejuta potensi.

“Keikutsertaan kecamatan Kangayan, Arjasa, dan Sapeken dalam Pameran Pembangunan Madura Culture 2025 bukan sekadar hadir memajang potensi daerah,” kata Camat Nurullah selaku koordinator.

Lebih dari itu kata Nurullah, dalam Pameran Pembangunan Madura Culture 2025 bukan sekadar untuk memajang potensi daerahnya, namun momentum ini menjadi bukti nyata bahwa wilayah kepulauan Sumenep tidak hanya dikenal dengan keterbatasan akses dan jarak dari pusat pemerintahan.

Tiga kecamatan kepulauan Sumenep yang akan hadir ini, tentu membawa pesan bahwa pembangunan harus berbicara dari pinggiran, dari batas-batas wilayah yang selama ini sering terabaikan.

Madura Culture menjadi panggung yang tepat untuk memperlihatkan bahwa masyarakat kepulauan memiliki potensi besar, seperti laut yang kaya, budaya yang unik, serta SDM yang tangguh.

Harapannya, pameran ini tidak boleh berhenti sebatas seremoni. Harus ada tindak lanjut konkret berupa dukungan kebijakan, akses infrastruktur, dan perhatian yang berimbang antara daratan dan kepulauan.

Dalam momentum kali ini, pembangunan sejatinya bukan hanya soal apa yang ditampilkan di panggung pameran, melainkan bagaimana hasilnya bisa dirasakan masyarakat hingga ke pelosok kepulauan dalam wujud pembangunan nyata.

Dengan demikian, tampilnya ketiga kecamatan kepulauan (Arjasa, Kangayan, Sapeken) di Pameran Pembangunan 2025, publik diingatkan bahwa kepulauan adalah wajah depan Sumenep yang sesungguhnya. Sudah waktunya perhatian tidak hanya terpusat di daratan, melainkan merata hingga ke pulau-pulau terjauh, khususnya wilayah kepulauan kabupaten Sumenep.

Sementara itu, Camat Arjasa, Aynizar Sukma, S.STP., M.A.P., menyebut partisipasi pihaknya dalam pameran pembangunan akan menyoroti produk-produk UMKM lokal serta inovasi pelayanan publik yang telah dikembangkan pemerintah kecamatan.

“Kami ingin pameran pembangunan 2025 menjadi etalase keberhasilan masyarakat kepulauan,” ujarnya.

Plt. Camat Sapeken, Hamka S.Pi., menambahkan bahwa sektor pariwisata bahari dan potensi perikanan akan menjadi daya tarik utama stand kecamatan yang dipimpinnya.

“Sapeken memiliki pesona laut dan hasil perikanan melimpah. Kami ingin masyarakat luas mengetahui dan mendukung pengembangannya,” katanya optimistis.

Penulis : ONG

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru