Gubernur Khofifah Turun Langsung Tinjau Longsor Trenggalek, Serahkan Bantuan dan Siapkan Solusi Hunian Tetap

Kamis, 22 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Khofifah meninjau pengungsian korban longsor di Desa Depok, Kecamatan Bendungan, Trenggalek (ISTIMEWA)

Gubernur Khofifah meninjau pengungsian korban longsor di Desa Depok, Kecamatan Bendungan, Trenggalek (ISTIMEWA)

TRENGGALEK, RadarBangsa.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bergerak cepat merespons bencana tanah longsor yang terjadi di Dusun Kebonagung, Desa Depok, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek.

Dalam kunjungannya ke lokasi pengungsian di Paseban Dusun Kebonagung pada Rabu malam (21/5/2025), Gubernur Khofifah memastikan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan membangun hunian tetap bagi warga terdampak.

“Saya bersama Kepala Dinas PU Bina Marga, Dinas Perumahan Rakyat dan Cipta Karya, PU Sumber Daya Air, Dinas Sosial, serta Kalaksa BPBD hadir untuk mencarikan solusi yang efektif atas kejadian ini,” ujar Khofifah usai meninjau lokasi.

Menurutnya, pembangunan hunian tetap (huntap) dapat segera dilakukan apabila lahan relokasi sudah tersedia.

Ia pun meminta Pemerintah Kabupaten Trenggalek untuk segera melakukan identifikasi lahan yang aman sebagai lokasi baru bagi warga.

“Pemprov Insya Allah bisa membangun dengan cepat jika lahannya sudah siap. Saya minta Pemkab segera identifikasi titik yang aman untuk relokasi,” tegasnya.

Gubernur Khofifah menambahkan, anggaran pembangunan huntap akan menggunakan dana Bantuan Tidak Terduga (BTT) tahun 2025.

Ia memastikan, anggaran tersebut tidak terkena kebijakan efisiensi karena masuk dalam kategori penanganan darurat bencana.

“BTT itu tidak termasuk efisiensi karena digunakan untuk perlindungan masyarakat. Termasuk relokasi rumah warga yang terdampak longsor,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Khofifah juga menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Jatim yang telah mengerahkan anjing pelacak guna membantu pencarian enam korban yang belum ditemukan karena diduga tertimbun material longsor.

“Anjing pelacak kembali diterjunkan untuk mencari korban yang masih tertimbun. Kita semua berharap proses pencarian dan penanganan berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan bahwa sejak 19 Mei 2025 malam, Kalaksa BPBD Jatim beserta tim sudah berada di lokasi untuk melakukan penanganan bencana dan terus memberikan laporan perkembangan situasi.

Selain melakukan peninjauan, Gubernur Khofifah turut menyerahkan bantuan logistik untuk pengungsi dan warga terdampak.

Bantuan tersebut meliputi makanan siap saji, lauk pauk, tambahan gizi, alat kebersihan, peralatan dapur, serta sandang dan kebutuhan pokok lainnya yang disalurkan langsung ke dapur umum Mushola Kanjengan.

Bencana tanah longsor terjadi pada Senin (19/5/2025) pukul 15.40 WIB akibat hujan intensitas tinggi di wilayah Kecamatan Bendungan. Sekitar pukul 16.10 WIB, longsor menimpa pemukiman warga di Desa Depok.

Tercatat 12 rumah terdampak, 5 rumah tertimbun (RT 16 : 3 unit, RT 15 : 2 unit), 10 KK / 30 jiwa terdampak, 26 jiwa mengungsi di Paseban Desa Depok

Pemprov Jatim terus berkoordinasi dengan Pemkab Trenggalek dan pihak terkait untuk percepatan penanganan pascabencana.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru