MATARAM, RadarBangsa.co.id – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. Lalu Muhamad Iqbal, memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan Banjir di Kota Mataram yang digelar pada Senin (7/7). Rakor ini dihadiri oleh Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri, S.E., M.IP., Wali Kota Mataram Dr. Mohan Roliskana, Plh Sekda NTB Lalu Muhammad Faozal, serta sejumlah pimpinan instansi vertikal, kepala perangkat daerah lingkup Pemprov NTB dan Pemkot Mataram.
Dalam arahannya, Gubernur Iqbal menegaskan bahwa penanganan banjir di Kota Mataram merupakan tanggung jawab bersama, tidak semata menjadi beban Pemerintah Kota. Pemerintah Provinsi NTB, kata dia, siap memberikan dukungan penuh dalam mengatasi dampak bencana tersebut.
“Ini bukan bencana yang hanya dihadapi Kota Mataram, tapi bencana yang kita hadapi bersama. Ini beban moral kita semua,” tegas Gubernur.
Sebagai bentuk respons tanggap darurat, Gubernur menetapkan hari libur bagi aparatur pemerintah yang terdampak banjir, baik di Kota Mataram maupun di lingkup Pemerintah Provinsi NTB. Ia juga menginstruksikan agar seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di bawah koordinasi Asisten I turun langsung membantu OPD yang terdampak sebagai bentuk solidaritas lintas lembaga.
“Kita tetapkan besok sebagai hari libur. Tapi libur ini bukan berarti tidak bekerja, melainkan tidak ngantor. Saya minta seluruh OPD di bawah Asisten I besok dikerahkan untuk membantu OPD-OPD yang terdampak,” tegasnya.
Gubernur juga menekankan pentingnya penanganan jangka pendek yang difokuskan pada evakuasi warga, distribusi bantuan kebutuhan pokok, dan layanan medis. Ia menyebut Kota Mataram sebagai wajah Provinsi NTB yang harus ditangani secara cepat dan menyeluruh.
“Jangan sampai kita tidak siap lagi. Kita pastikan sungai-sungai dan saluran air dibenahi terlebih dahulu. Kalau pun banjir kembali terjadi Naudzubillahiminzalik setidaknya kita sudah siap menghadapinya,” pungkasnya.
Penulis : Aini
Editor : Zainul Arifin


















Komentar