BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Halal bihalal Perkumpulan Masyarakat Madura (MADAS) di Gedung Rato Ebhu, Selasa (1/4/2026), menjadi momentum penting memperkuat solidaritas sekaligus menjaga citra Madura di tengah sorotan publik. Kegiatan ini dihadiri Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak dan Bupati Bangkalan Lukman Hakim.
Acara yang melibatkan Forkopimda, tokoh ulama, hingga pengurus MADAS ini tak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga penegasan komitmen menjaga nama baik daerah di berbagai lini kehidupan.
Dalam sambutannya, Emil Dardak menekankan pentingnya menjaga identitas Madura dengan perilaku positif, terutama bagi masyarakat yang merantau. Ia mengingatkan bahwa citra Madura sangat dipengaruhi oleh sikap individu di tengah masyarakat luas.
Menurut Emil, solidaritas internal harus dibarengi dengan kontribusi nyata yang produktif. Hal ini dinilai penting untuk memperkuat kepercayaan publik terhadap masyarakat Madura di berbagai daerah.
Sementara itu, Bupati Lukman Hakim menyebut halal bihalal sebagai ruang strategis untuk mempererat persaudaraan. Ia menilai nilai kebersamaan menjadi fondasi utama dalam mendorong pembangunan daerah.
Dalam kegiatan tersebut, juga diluncurkan Badan Musyawarah (Bamus) Madura sebagai wadah pembinaan organisasi. Selain itu, dilakukan pembagian satu juta Al-Qur’an secara simbolis sebagai bagian dari penguatan nilai religius.
“Menjaga solidaritas serta melaksanakan kegiatan yang produktif dan positif menjadi kunci agar nama baik Madura tetap terjaga,” ujar Emil.
Bupati Lukman menambahkan, masyarakat Madura harus mampu menjadi teladan dalam kehidupan sosial. “Kehadiran kita harus membawa kebaikan dan kebanggaan di manapun berada,” tegasnya.
Isu citra Madura kerap menjadi perhatian publik, terutama di tengah berbagai peristiwa sosial yang viral. Karena itu, penguatan solidaritas dan nilai positif dinilai penting untuk membangun persepsi yang lebih baik.
Kehadiran Bamus Madura diharapkan mampu menjadi motor penggerak organisasi yang lebih terarah. Langkah ini juga berpotensi memperkuat peran masyarakat dalam mendukung pembangunan Bangkalan dan wilayah Madura secara luas.
Melalui momentum ini, pemerintah daerah berharap masyarakat Madura semakin solid dan berkontribusi positif. Upaya menjaga citra Madura diharapkan berjalan seiring dengan pembangunan yang inklusif.
“Organisasi ini harus semakin kuat, dicintai, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkas Emil.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar