MALANG, RadarBangsa.co.id – Peringatan Hari Jadi Kabupaten Malang ke-1265 pada 2025 ditandai dengan peluncuran program Net Spesial yang dipusatkan di Ruang Call Center 112 Diskominfo, Sabtu (29/11) malam. Inisiatif ini digagas sebagai upaya memperkuat sistem pemantauan wilayah dan mempercepat respons terhadap berbagai situasi darurat di tingkat kabupaten. Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M., membuka kegiatan tersebut secara resmi dan menegaskan pentingnya transformasi digital untuk mendukung keamanan publik.
Acara tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Malang, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, serta jajaran pengurus Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Kabupaten Malang. Kolaborasi pemerintah daerah dengan komunitas komunikasi publik seperti RAPI dinilai strategis dalam memperluas jangkauan informasi dan memperkuat sistem peringatan dini.
Dalam kegiatan itu, Bupati Sanusi menekankan bahwa pemantauan wilayah kini menjadi kebutuhan mendesak, terutama pada kawasan rawan kecelakaan, pusat keramaian, dan titik-titik yang rentan terhadap gangguan keamanan. Saat ini, pemkab telah mengoperasikan monitor CCTV pada tiga lokasi, yaitu Stadion Kanjuruhan, Perempatan Kepanjen, dan Pertigaan Bululawang. Menurutnya, tiga titik tersebut belum cukup untuk menghadapi kompleksitas mobilitas masyarakat.
“Selamat Hari Jadi Kabupaten Malang ke-1265. Semoga momentum ini memperkuat semangat seluruh unsur pemerintah, swasta, dan masyarakat untuk terus bersinergi,” ujar Sanusi. Ia menambahkan bahwa peningkatan jumlah CCTV dan pembaruan perangkat menjadi prioritas agar sistem pemantauan dapat memberikan data yang lebih akurat.
Diskominfo bersama RAPI berperan aktif dalam memonitor arus lalu lintas dan dinamika aktivitas di jalan raya. Keberadaan jaringan komunikasi RAPI membantu penyampaian laporan cepat dari masyarakat, sementara integrasi data CCTV memungkinkan respons kepolisian menjadi lebih efektif. Dengan pendekatan ini, pemerintah berharap dapat menekan risiko kecelakaan, mempercepat pertolongan darurat, sekaligus meminimalkan potensi tindak kriminal.
Bupati Sanusi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan, termasuk jajaran forkopimda, pemerintah kecamatan, desa dan kelurahan, serta para anggota RAPI. “Partisipasi seluruh pihak sangat penting dalam menjaga stabilitas wilayah. Terima kasih kepada semua elemen yang terus mendukung Kabupaten Malang hingga mampu mencatatkan prestasi pada perjalanan sejarahnya,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Sanusi mengumumkan capaian terbaru pemerintah daerah. Pada 28 November 2025, Kabupaten Malang meraih Peringkat III Kategori Kinerja Terbaik Pemerintah Daerah Tingkat Kabupaten. Penghargaan tersebut menjadi bukti konsistensi Pemkab Malang dalam membangun tata kelola yang kolaboratif, mendorong kerukunan umat beragama, serta memperkuat ruang dialog sosial di tengah masyarakat.
Menurut Sanusi, penghargaan itu harus menjadi pengingat agar seluruh perangkat daerah terus meningkatkan kualitas layanan publik. Ia menyebut bahwa penguatan sistem pemantauan wilayah seperti melalui Net Spesial dan perluasan CCTV merupakan bagian dari upaya jangka panjang dalam menciptakan kabupaten yang aman, religius, inklusif, dan stabil.
Warga diharapkan ikut mendukung dengan melaporkan berbagai kejadian di lapangan melalui kanal resmi pemerintah maupun jaringan RAPI. Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan infrastruktur teknologi informasi agar Kabupaten Malang dapat merespons tantangan masa depan dengan lebih cepat dan terukur.
Lainnya:
- Bedah Rumah Insan Pendidikan Jatim Tembus 135 Unit, Khofifah Turun Langsung
- Bupati Kendal Tekankan Disiplin Jadi Kunci Profesionalisme ASN
- Khofifah Tinjau Bedah Rumah Petugas Sekolah, 135 Warga Pendidikan Terbantu
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin








