Bupati Sanusi Dorong Dekranasda-Fest Jadi Motor Industri Kreatif Malang

Minggu, 30 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Malang Sanusi dan Ketua Dekranasda Anis Zaidah menghadiri 2nd Dekranasda-Fest 2025. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Malang Sanusi dan Ketua Dekranasda Anis Zaidah menghadiri 2nd Dekranasda-Fest 2025. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

MALANG, RadarBangsa.co.id – Perhelatan 2nd Dekranasda-Fest 2025 di Halaman Pendopo Kabupaten Malang, Sabtu (29/11), menjadi salah satu acara paling semarak dalam rangkaian Hari Jadi ke-1265 Kabupaten Malang. Ribuan warga dan pelaku usaha lokal memadati area pendopo sejak pagi untuk mengikuti berbagai kegiatan yang dikemas sebagai ajang promosi industri kreatif daerah.

Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M, bersama istri sekaligus Ketua Dekranasda Kabupaten Malang, Hj. Anis Zaidah, hadir langsung menyaksikan jalannya acara. Sanusi menyebut bahwa lonjakan minat masyarakat menandakan ekosistem industri kreatif di Kabupaten Malang mulai menemukan momentumnya.

“Saya melihat semangat luar biasa dari para pelaku UMKM. Ini sinyal positif bahwa Malang punya peluang besar menjadi pusat industri kreatif Jawa Timur,” ujar Sanusi.

Acara dibuka dengan parade busana batik motif Garudeya karya desainer lokal. Para model dari SMK Cendekia Bangsa Kepanjen dan Putri Garudeya Kabupaten Malang memperagakan koleksi batik tangan yang menjadi identitas baru daerah. Pameran seni itu kemudian disusul sesi memasak bersama, dipimpin Ketua Dekranasda Anis Zaidah bersama Mama Lela dan Chef Ayub dari Shanaya Resort. Menu Nasi Goreng Kecombrang dikenalkan sebagai ikon kuliner baru Kabupaten Malang dan langsung menarik perhatian ratusan pengunjung yang ikut menyaksikan dan mencicipi hasil masakan.

Sanusi menegaskan bahwa Dekranasda-Fest tidak hanya sebatas perayaan budaya, tetapi merupakan strategi pemerintah dalam memperkuat sektor UMKM. Ia meminta pelaku usaha lokal terus melakukan inovasi agar bisa bersaing di pasar modern. “Persaingan usaha kini semakin ketat. Hanya UMKM yang mampu beradaptasi, berkreasi dan konsisten yang akan bertahan,” katanya.

Menurutnya, tantangan terbesar UMKM bukan hanya pemasaran, tetapi juga kemampuan membaca tren dan kebutuhan konsumen. Ia mendorong para pelaku industri kreatif untuk memperhatikan kualitas produk, desain, dan strategi digital marketing. “Anak-anak muda Malang punya energi besar. Pemerintah akan membuka ruang seluas-luasnya bagi mereka untuk berkarya di ekosistem ekonomi kreatif,” sambungnya.

Sanusi juga menekankan pentingnya regenerasi pelaku usaha kreatif sebagai persiapan menuju Generasi Emas 2045. Di mata Sanusi, agenda seperti Dekranasda-Fest harus menjadi jembatan bagi lahirnya talenta ekonomi kreatif yang mampu bersaing tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga nasional dan global.

Pada bagian akhir sambutannya, Sanusi menyampaikan harapan agar Dekranasda-Fest tetap digelar setiap tahun. Ia menilai keberlanjutan acara semacam ini akan menciptakan efek berganda terhadap pertumbuhan ekonomi lokal, termasuk dalam memperkuat pariwisata Kabupaten Malang.

“Melihat tingginya antusias masyarakat, saya optimistis kegiatan ini bisa menjadi pemantik tumbuhnya industri kecil dan ekonomi kreatif. Semakin banyak produk unggulan yang lahir, semakin besar pula peluang Malang dikenal dunia sebagai pusat industri kreatif,” pungkasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Malang siap meningkatkan dukungan, mulai dari pelatihan, fasilitasi pameran, hingga memperluas akses distribusi produk UMKM. “Kami ingin UMKM Malang naik kelas. Dekranasda-Fest adalah langkah awal yang harus terus kita perkuat,” tambahnya dalam kutipan tambahan yang menegaskan komitmen pemerintah.

Acara tersebut menutup agenda hari kedua Dekranasda-Fest dengan antusiasme tinggi dan menjadi sorotan utama perayaan Hari Jadi Kabupaten Malang.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan
Pelatihan Pelinting Rokok di Bangkalan, 30 Warga Burneh Ikuti Pembekalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:22

Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Berita Terbaru