Homecare Jember Diluncurkan 24 Juli, Warga Miskin Dapat Layanan Dokter di Rumah

Kamis, 23 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JEMBER, RadarBangsa.co.id — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember akan meluncurkan program Homecare Jember berbasis telemedicine pada 24 Juli 2026. Program yang dipusatkan di Puskesmas Sumberbaru itu dijadwalkan dihadiri langsung oleh Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia sebagai bagian dari upaya memperluas akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu.

Melalui program ini, warga yang memenuhi kriteria dapat memperoleh layanan kesehatan langsung di rumah tanpa harus datang ke fasilitas kesehatan. Tim medis akan memberikan pelayanan sekaligus memanfaatkan teknologi telemedicine untuk berkonsultasi secara langsung dengan dokter di Puskesmas maupun dokter spesialis di RSUD apabila diperlukan penanganan lanjutan.

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kabupaten Jember, Muhammad Zamroni, mengatakan program Homecare dirancang untuk menjangkau masyarakat yang selama ini mengalami keterbatasan akses terhadap pelayanan kesehatan.

“Program Homecare ini kami siapkan untuk mendekatkan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya warga kurang mampu yang membutuhkan perawatan medis di rumah,” kata Zamroni.

Menurutnya, masyarakat dapat mengajukan layanan melalui kanal Wadul Gus’e maupun Hotline Homecare Puskesmas. Namun, setiap permohonan tidak serta-merta disetujui karena harus melalui proses analisis, verifikasi data, dan screening oleh tenaga kesehatan agar pelayanan diberikan kepada warga yang benar-benar membutuhkan.

“Prioritas layanan diberikan kepada warga kurang mampu dengan penyakit kronis, balita yang memiliki indikasi stunting, ibu hamil dan ibu pascamelahirkan berisiko tinggi, penyandang disabilitas, serta kelompok prioritas medis lainnya,” jelasnya.

Setelah dinyatakan memenuhi persyaratan, Puskesmas akan menjadwalkan kunjungan tim kesehatan ke rumah pasien. Tim tersebut terdiri atas perawat, bidan, ahli gizi, serta tenaga penunjang yang membawa perlengkapan medis dan obat-obatan sesuai kebutuhan pasien.

Dalam pelaksanaannya, layanan ini didukung teknologi telemedicine sehingga petugas kesehatan di lapangan dapat berkoordinasi secara cepat apabila menemukan kondisi pasien yang memerlukan penanganan lebih lanjut.

“Melalui telemedicine, petugas di lapangan dapat berkonsultasi secara real-time dengan dokter umum di Puskesmas maupun dokter spesialis di RSUD apabila pasien membutuhkan penanganan lanjutan,” ungkap Zamroni.

Selain memberikan pelayanan medis, petugas juga akan mengedukasi keluarga pasien mengenai perawatan mandiri agar proses pemulihan dapat berlangsung secara berkelanjutan. Seluruh perkembangan kondisi pasien setelah kunjungan akan dicatat ke dalam Sistem Informasi Kesehatan (SIMKES) sebagai bagian dari pemantauan kesehatan secara berkala.

Masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan Homecare diminta menyiapkan fotokopi KTP, Kartu Keluarga (KK), nomor telepon yang terhubung dengan WhatsApp, serta rekam medis sebelumnya apabila tersedia.

“Seluruh perkembangan kesehatan pasien akan dicatat dalam Sistem Informasi Kesehatan (SIMKES) sehingga proses pemantauan dapat dilakukan secara berkelanjutan. Kami berharap program ini mampu meningkatkan mutu pelayanan kesehatan sekaligus memperluas jangkauan layanan bagi masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya.

Penulis : Herry

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru