Hujan Deras Bikin Tembok Penahan Tanah di Pasuruan Jebol

Rabu, 12 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas BPBD meninjau TPT ambrol di Wedoro, Pasuruan, akibat hujan deras yang menyebabkan jalan antar desa menyempit (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Petugas BPBD meninjau TPT ambrol di Wedoro, Pasuruan, akibat hujan deras yang menyebabkan jalan antar desa menyempit (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, pada Minggu (9/11/2025) sore, menyebabkan tembok penahan tanah (TPT) di tepi jalan Desa Wedoro ambruk. Runtuhnya struktur itu membuat sebagian badan jalan yang menghubungkan Desa Wedoro dan Desa Curahrejo, Kecamatan Sukorejo, tergerus dan menyempit.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, menjelaskan bahwa kerusakan tersebut murni diakibatkan oleh tingginya intensitas hujan sejak siang hari hingga sore. Debit air yang besar membuat aliran permukaan menggerus kaki tembok hingga akhirnya tak mampu menahan tekanan tanah dari sisi atas.

“Hujannya cukup lebat sejak siang sampai sore, dan debit air meningkat cepat. Akibatnya, TPT di pinggir jalan Wedoro terkikis dan akhirnya ambrol,” ujar Sugeng saat dikonfirmasi, Rabu (12/11/2025).

Meski kejadian itu cukup mengagetkan warga sekitar, Sugeng menegaskan tidak ada korban jiwa maupun kendaraan yang terdampak langsung. Jalur penghubung dua desa tersebut hanya mengalami penyempitan pada satu sisi, namun masih bisa dilalui kendaraan kecil secara bergantian.

Begitu laporan diterima, BPBD bersama perangkat desa segera turun ke lokasi untuk melakukan langkah penanganan darurat. Petugas menutup area longsoran menggunakan terpal tebal sebagai upaya pencegahan agar material tanah tidak kembali tergerus hujan susulan.

“Longsoran ditutupi terpal sebagai langkah antisipasi. Kami juga sudah mengimbau warga agar tidak melintas terlalu dekat dengan tepi jalan yang terdampak,” kata Sugeng.

Selain langkah cepat di lapangan, BPBD juga akan melakukan asesmen teknis untuk menilai kondisi tanah di sekitar lokasi. Pemerintah daerah berencana mengajukan perbaikan permanen pada TPT yang rusak agar jalur penghubung dua desa tersebut bisa kembali berfungsi dengan aman.

Warga berharap perbaikan bisa segera dilakukan karena jalan itu menjadi akses utama kegiatan ekonomi dan sosial antara Wedoro dan Curahrejo. Selama proses perbaikan, kendaraan berat disarankan mencari jalur alternatif guna menghindari risiko longsor tambahan.

Peristiwa di Wedoro menjadi peringatan bagi pemerintah daerah untuk meninjau ulang kondisi infrastruktur penahan tanah di wilayah rawan longsor, terutama menjelang puncak musim hujan. Pandaan dan Sukorejo termasuk daerah dengan kontur tanah miring dan aliran air deras, sehingga perawatan rutin dan inspeksi berkala sangat dibutuhkan.

BPBD Pasuruan mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan genangan air. Sugeng menegaskan, deteksi dini serta pelaporan cepat warga sangat penting untuk mencegah kerugian yang lebih besar.

“Kami minta masyarakat segera melapor jika melihat tanda-tanda tanah retak atau bangunan penahan yang mulai miring. Pencegahan dini jauh lebih baik daripada menunggu bencana terjadi,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Gus Fawait Rombak Pejabat Pemkab Jember, Target Percepatan RPJMD Jadi Alasan
Harhubnas 2026, Trans Jatim Gratis Sehari di 8 Koridor, Gubernur Khofifah Ajak Warga Beralih ke Transportasi Publik
Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 09:14

Gus Fawait Rombak Pejabat Pemkab Jember, Target Percepatan RPJMD Jadi Alasan

Kamis, 17 September 2026 - 09:06

Harhubnas 2026, Trans Jatim Gratis Sehari di 8 Koridor, Gubernur Khofifah Ajak Warga Beralih ke Transportasi Publik

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Berita Terbaru