SEMARANG, RadarBangsa.co.id – Perayaan HUT ke-56 Gereja Efrata Community Church di Semarang berlangsung semarak, bertepatan dengan momentum HUT ke-80 Republik Indonesia. Kegiatan yang digelar Minggu (17/8/2025) di Kelurahan Mlatiharjo, Semarang Timur, diwarnai ibadah raya, bazar UMKM, hingga pembagian ratusan paket sembako bagi warga.
Suasana penuh sukacita mewarnai halaman Gereja Efrata Community Church Semarang dan Balai RW 06, Kelurahan Mlatiharjo, Kecamatan Semarang Timur, Minggu (17/8/2025). Ratusan jemaat dan warga berkumpul merayakan HUT ke-56 gereja sekaligus memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Acara ini dipimpin Ketua Panitia PDM Viktor Wungkana, bersama Silvi dan tim leadership gereja. Dengan mengusung tema “Imanuel, Mujizat Pasti Kualami”, perayaan dimulai dengan ibadah raya yang dipimpin oleh Pdt. Handoyo Liem, M.Pd.K.
“Kami diajak untuk selalu mengandalkan Tuhan dalam setiap situasi kehidupan, karena iman adalah sumber kekuatan menghadapi tantangan,” ujar Pdt. Handoyo dalam khotbahnya.
Dalam sambutannya, Viktor Wungkana menyampaikan rasa syukur atas perjalanan panjang Gereja Efrata yang genap berusia 56 tahun.
“Semua ini karena anugerah Tuhan. Bersamaan dengan peringatan HUT RI ke-80, kami ingin menunjukkan bahwa gereja hadir dan berdampak positif bagi bangsa,” ungkap Viktor.
Kegiatan ini turut dihadiri Camat Semarang Timur Akbar Ali Nurdin dan Plt Lurah Mlatiharjo Fitria Apriani, S.E. Keduanya mengapresiasi kontribusi gereja yang memperkuat kerukunan masyarakat.
“Inisiatif Gereja Efrata patut dicontoh. Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi yang mempererat persaudaraan sekaligus menumbuhkan semangat kebangsaan,” kata Camat Akbar.
Sebagai wujud kepedulian sosial, panitia menyediakan 300 paket sembako tebus murah dan 200 paket sembako gratis bagi jemaat serta warga sekitar. Selain itu, bazar UMKM dengan 24 stan meramaikan acara, menghadirkan produk dari jemaat dan masyarakat. Panitia juga menggelar obral pakaian pantas pakai untuk membantu warga.
“Kami ingin perayaan ini bukan hanya milik jemaat, tetapi juga memberi manfaat nyata bagi masyarakat sekitar,” jelas Silvi, salah satu panitia.
Tak hanya itu, suasana semakin meriah dengan lomba 17-an, penampilan vocal group dari tim Gembala Area, dan pembagian hadiah.
Untuk menjaga keamanan, sejumlah personel TNI dan Polri turut hadir, di antaranya Babinsa Mlatiharjo Sertu Subiyanto, Serma Sentot Ali Mustiko, serta Bhabinkamtibmas Aiptu Edy Siswanto.
“Kami hadir untuk memastikan kegiatan berjalan tertib dan aman, sehingga jemaat bisa beribadah dengan tenang,” ujar Aiptu Edy.
Acara yang diikuti sekitar 700 hingga 800 jemaat serta ratusan warga ini ditutup dengan doa syukur bersama. Perayaan tersebut menjadi momentum bermakna, menggabungkan perjalanan iman gereja dengan semangat nasionalisme menyongsong Indonesia Emas 2045.
Lainnya:
- DPRD Musi Rawas Gaspol 4 Raperda Krusial Dibahas, Dari Tata Ruang hingga Ketertiban Daerah
- Banjir Sidoarjo Tak Kunjung Usai, Pemkab Gandeng BNPB Gaspol Rp209 M
- Sidoarjo Hapus Denda Pajak 2026, Warga Dikejar Deadline Oktober
Penulis : Bandi
Editor : Zainul Arifin








