JEMBER, RadarBangsa.co.id – Kepastian pelaksanaan International Jember Marching Carnival (IJMC) ke-2 Tahun 2026 disampaikan Bupati Jember Dr. H. Mohammad Fawait, S.E., M.Sc. atau Gus Fawait saat gala dinner bersama peserta dan dewan juri di Pendopo Wahyawibawagraha, Kamis (6/8/2026) malam. Acara tersebut turut dihadiri Presiden The Marching Band Association of Thailand (MBAT) sekaligus Chairman Thailand World Music Championships (TWMC), Kosin Suebprasitwong, bersama rombongan.
Gus Fawait mengatakan Pemerintah Kabupaten Jember berkomitmen menghadirkan berbagai event berkualitas sepanjang tahun sebagai bagian dari strategi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, penyelenggaraan kegiatan berskala nasional maupun internasional harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
“Event-event yang kita gelar dipastikan berdampak langsung, terutama pada pengembangan ekonomi sektor informal, UMKM, pedagang kecil, hingga okupansi penginapan di Jember. Kami berkomitmen menyelenggarakan event yang bermanfaat, baik untuk dunia olahraga, seni, maupun perekonomian daerah,” ujar Gus Fawait.
Ia menjelaskan pemerintah daerah telah menyiapkan agenda yang lebih besar pada 2027. Rencana tersebut mencakup pelibatan sekitar 12 negara dalam event internasional yang akan digelar di Kabupaten Jember.
“Kami ingin Jember dikenal sebagai daerah penyelenggara event internasional. Tahun 2027 kami menyiapkan kegiatan yang lebih besar dengan melibatkan sekitar 12 negara agar manfaat ekonomi dan promosi daerah semakin luas,” ungkapnya.
Gus Fawait menambahkan sejumlah agenda internasional tidak hanya dipusatkan di kawasan perkotaan. Pemerintah daerah juga akan memanfaatkan destinasi wisata seperti Watu Ulo sebagai lokasi kegiatan untuk memperkenalkan potensi pariwisata Jember kepada dunia.
“Beberapa event juga akan kami arahkan ke kawasan wisata seperti Watu Ulo sehingga potensi wisata Jember dapat dikenal lebih luas di tingkat internasional,” tambahnya.
Ketua Panitia IJMC, Tri Basuki, mengatakan seluruh persiapan penyelenggaraan telah dilakukan sejak Desember 2024. Ia mengakui terdapat kendala teknis yang dihadapi sejumlah peserta dari beberapa negara Asia akibat keterbatasan kuota dan tingginya harga tiket pesawat.
“Persiapan IJMC telah kami lakukan sejak Desember 2024. Meski ada kendala teknis bagi beberapa peserta dari negara Asia, antusiasme peserta dari berbagai daerah di Indonesia dan Thailand tetap tinggi sehingga pelaksanaan kegiatan dapat berjalan sesuai rencana,” jelas Tri Basuki.
Menurutnya, dukungan dari juri internasional dan pengurus marching band menunjukkan Jember semakin diperhitungkan sebagai penyelenggara street parade dan kompetisi marching band. Bahkan, Jember telah ditunjuk menjadi tuan rumah pertama ajang World Marching Sport.
“Kepercayaan menjadi host pertama World Marching Sport menjadi peluang besar untuk memperkenalkan Jember di tingkat internasional sekaligus memperkuat posisi daerah sebagai benchmark penyelenggaraan marching band,” pungkas Tri Basuki.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar