Inovasi Lamongan 2025 Didorong untuk Tingkatkan Kesejahteraan Warga

Sabtu, 6 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati dan Wamendagri menyerahkan penghargaan inovasi berdampak kesejahteraan masyarakat. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati dan Wamendagri menyerahkan penghargaan inovasi berdampak kesejahteraan masyarakat. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Gelaran Lamongan Award 2025 di Pendopo Lokatantra, Jumat (5/12), menempatkan kesejahteraan masyarakat sebagai parameter utama penilaian inovasi. Pemerintah Kabupaten Lamongan menekankan bahwa setiap terobosan harus memberi manfaat langsung dan menjawab persoalan nyata di lapangan.

Tahun ini, 203 inovasi masuk penilaian, dengan 72 inovasi digital dan 131 non-digital. Seluruhnya diuji dari aspek keberlanjutan, nilai guna, serta kontribusi terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat. Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyampaikan bahwa inovasi harus menyentuh sektor yang bersinggungan langsung dengan warga, mulai pendidikan hingga ekonomi lokal. “Kesejahteraan menjadi ukuran penting. Inovasi harus bisa dirasakan hasilnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Beragam karya masyarakat dan lembaga pendidikan menjadi sorotan, seperti pupuk organik Baytal Atiq Agriculture yang dinilai mampu membantu petani menekan biaya produksi, serta Batik Penjaga Bumi yang menggerakkan pelestarian lingkungan berbasis ekonomi rumahan. Inovasi pendidikan seperti aplikasi belajar membaca SIBECATU buatan SDN Ngayung juga dinilai memberi kontribusi besar dalam peningkatan literasi dasar.

Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya menegaskan pentingnya riset dalam merancang inovasi yang benar-benar memberi solusi. “Yang diukur bukan hanya konsepnya, tetapi sejauh mana masyarakat terbantu,” kata Bima. Ia mendorong agar daerah terus memetakan persoalan setempat sebelum merancang program inovatif.

Selain sektor inovasi, Lamongan Award juga memberi penghargaan kepada sejumlah kecamatan yang berkontribusi dalam peningkatan pendapatan daerah. Deket, Pucuk, Mantup, dan Kalitengah menerima apresiasi atas keberhasilan menguatkan basis pajak yang berdampak pada pembangunan.

Lamongan berharap agenda penghargaan tahunan ini menjadi ruang untuk melahirkan inovasi yang lebih matang dan menjawab tantangan kesejahteraan warga secara langsung. Dengan mengintegrasikan riset, teknologi, dan pemberdayaan sosial, pemerintah menargetkan pertumbuhan kualitas hidup yang lebih merata

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Senin, 2 November 2026 - 01:29

Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung

Berita Terbaru

Komaruddin Hidayat

Opini

Mengakhiri Era Parcok

Jumat, 6 Nov 2026 - 07:30