Inovasi Literasi Jatim Melejit,DPD RI Lia Istifhama Soroti Dampak ke Warga

Jumat, 1 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, RadarBangsa.co.id — Lompatan inovasi literasi di Jawa Timur mulai menunjukkan dampak nyata bagi akses pengetahuan masyarakat. Anggota DPD RI asal Jatim, Lia Istifhama, menilai berbagai program Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Jatim menjadi terobosan penting dalam memperluas layanan publik berbasis literasi.

Penilaian itu disampaikan Lia saat meninjau langsung layanan literasi di Surabaya, Rabu (29/4). Ia menegaskan, transformasi perpustakaan menjadi kebutuhan mendesak di tengah tantangan rendahnya minat baca dan derasnya arus digitalisasi.

Menurut Lia, kebijakan menghadirkan layanan literasi berbasis teknologi dan jemput bola ke masyarakat menjadi solusi konkret. Tanpa inovasi, perpustakaan berisiko ditinggalkan, terutama oleh generasi muda yang lebih dekat dengan dunia digital.

“Literasi tidak bisa lagi menunggu orang datang ke perpustakaan. Harus aktif hadir di tengah masyarakat, mudah diakses, dan relevan dengan kebutuhan zaman,” tegasnya.

Sejumlah program dinilai berdampak langsung bagi warga. Jambulen (Jemput Bahan Pustaka Online) mempermudah peminjaman buku tanpa harus datang langsung. Aplikasi Gitarku Smart dan Halo Lib membuka akses koleksi digital secara cepat dan praktis.

Di sisi lain, layanan Darling (perpustakaan keliling) dan Mobil Lestari memperluas jangkauan hingga wilayah yang minim fasilitas. Sementara lebih dari seribu Titik Baca Digital di ruang publik dinilai menjadi langkah strategis memperkuat budaya baca lintas kalangan.

“Inovasi ini bukan sekadar program, tapi solusi nyata untuk pemerataan literasi,” ujarnya.

Lia juga menyoroti program E-Waras (Wisata Arsip Terintegrasi) yang dinilai mampu menggabungkan edukasi sejarah dengan teknologi digital. Program ini dinilai penting untuk membangun kesadaran masyarakat terhadap arsip sebagai bagian dari identitas dan memori kolektif bangsa.

Dalam konteks pembangunan, penguatan literasi berdampak luas terhadap kualitas SDM, daya saing ekonomi, hingga kemampuan masyarakat menyaring informasi. Tanpa itu, kemajuan digital berisiko tidak memberikan manfaat optimal.

“Ketika akses pengetahuan dibuka luas, masyarakat tidak hanya menjadi konsumen informasi, tapi juga mampu menciptakan solusi,” pungkas Lia.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

12.730 Anak Tak Sekolah di Probolinggo, Ning Marisa Ajak PKK Bergerak
Dua SD di Pasuruan Direvitalisasi, Sekolah Lestari Tak Hanya Benahi Fasilitas
Kembali ke SMA 16 Surabaya, Lia Istifhama Ajak Generasi Muda Melek Politik Jelang Pemilu 2029
Senator Cantik Anggota DPD RI Lia Istifhama Nyanyi Taman Jurug di Wisuda Polteksi, Lanjutkan Pesan Penting bagi Lulusan
MagangHub Batch 3 Dibuka, Ini Jadwal Seleksi dan Pengumumannya
Tingkatkan Akses Minat Baca, Dispusip Jember Buka Layanan Perpustakaan Hingga Malam Hari
Khofifah Bantu 224 Murid di Probolinggo agar Tak Putus Sekolah
Satu Pengawas Jember Bisa Dampingi 40 Sekolah, Dispendik Siapkan Pengisian Baru

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 09:41

12.730 Anak Tak Sekolah di Probolinggo, Ning Marisa Ajak PKK Bergerak

Kamis, 5 November 2026 - 08:28

Dua SD di Pasuruan Direvitalisasi, Sekolah Lestari Tak Hanya Benahi Fasilitas

Kamis, 5 November 2026 - 06:58

Kembali ke SMA 16 Surabaya, Lia Istifhama Ajak Generasi Muda Melek Politik Jelang Pemilu 2029

Rabu, 4 November 2026 - 19:49

Senator Cantik Anggota DPD RI Lia Istifhama Nyanyi Taman Jurug di Wisuda Polteksi, Lanjutkan Pesan Penting bagi Lulusan

Rabu, 4 November 2026 - 18:44

MagangHub Batch 3 Dibuka, Ini Jadwal Seleksi dan Pengumumannya

Berita Terbaru