Inovasi Sasana Polres Lamongan, Polisi Dekatkan Edukasi Hukum ke Anak Sejak Dini

Rabu, 29 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan SASANA Polres Lamongan bersama siswa KB/RA, Selasa (28/4). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Kegiatan SASANA Polres Lamongan bersama siswa KB/RA, Selasa (28/4). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Upaya membangun kesadaran hukum sejak usia dini mulai digencarkan Polres Lamongan melalui program SASANA (Samapta Sahabat Anak). Inovasi ini menyasar anak-anak usia dini agar lebih mengenal polisi sebagai pelindung, bukan sosok yang menakutkan.

Kegiatan digelar di halaman Polres Lamongan, Selasa (28/4), melibatkan 41 siswa KB/RA Muslimat NU Sunan Giri, Desa Gondanglor, Kecamatan Sugio. Program ini menjadi bagian dari strategi preventif kepolisian dalam menekan potensi pelanggaran hukum di masa depan.

Kasat Samapta Polres Lamongan AKP Yossy Eka bersama anggota memberikan materi edukatif dengan pendekatan ramah anak. Mulai dari pengenalan tugas polisi hingga tata tertib sederhana berlalu lintas disampaikan melalui metode interaktif.

Langkah ini dinilai penting karena masih banyak anak yang tumbuh dengan persepsi negatif terhadap aparat. Padahal, kedekatan emosional sejak dini dapat membentuk kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian dalam jangka panjang.

Selain edukasi hukum, kegiatan juga menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, dan keberanian. Anak-anak diajak berinteraksi langsung, sehingga suasana belajar terasa menyenangkan sekaligus membangun karakter.

Hasilnya, siswa tampak lebih percaya diri saat berkomunikasi dengan polisi. Mereka juga mulai memahami simbol dasar kepolisian serta pentingnya menjaga ketertiban dalam kehidupan sehari-hari.

Kasi Humas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid menegaskan bahwa program ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari pelayanan publik berbasis edukasi.

“Melalui SASANA, kami ingin membangun kedekatan emosional antara Polri dan anak-anak sejak dini. Harapannya, mereka tumbuh dengan karakter disiplin, sadar hukum, dan tidak takut kepada polisi,” ujarnya.

Program ini juga memperkuat sinergi antara lembaga pendidikan dan kepolisian dalam membentuk generasi yang lebih tertib dan berkarakter.

Ke depan, kegiatan serupa akan terus diperluas sebagai bagian dari pendekatan humanis Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Ini investasi jangka panjang untuk menciptakan masyarakat yang patuh hukum,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bukan Sekadar Tempat Baca, Wabup Bangkalan Ingin Perpustakaan Jadi Ruang Belajar Pelajar
Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen
Kapolsek Laren Ingatkan Pelajar MA Muhammadiyah 03 Jauhi Bullying dan Bijak Bermedsos
Tiga Pesan Kapolsek Tikung untuk Pelajar SMK Islam Lamongan, Jaga Pergaulan, Tertib di Jalan, Jauhi Narkoba
Wamenaker Ajak Generasi Muda Jadikan AI Pengganda Produktivitas
Khofifah Resmi Kukuhkan 200 Mahasiswa Baru AMN Surabaya
Maulid Nabi di SMP Modhariyah Bangkalan, Siswa Diajak Teladani Rasulullah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 19:51

Bukan Sekadar Tempat Baca, Wabup Bangkalan Ingin Perpustakaan Jadi Ruang Belajar Pelajar

Rabu, 16 September 2026 - 13:00

Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 09:27

Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen

Selasa, 15 September 2026 - 15:22

Kapolsek Laren Ingatkan Pelajar MA Muhammadiyah 03 Jauhi Bullying dan Bijak Bermedsos

Senin, 14 September 2026 - 08:41

Tiga Pesan Kapolsek Tikung untuk Pelajar SMK Islam Lamongan, Jaga Pergaulan, Tertib di Jalan, Jauhi Narkoba

Berita Terbaru