LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Upaya membangun kesadaran hukum sejak usia dini mulai digencarkan Polres Lamongan melalui program SASANA (Samapta Sahabat Anak). Inovasi ini menyasar anak-anak usia dini agar lebih mengenal polisi sebagai pelindung, bukan sosok yang menakutkan.
Kegiatan digelar di halaman Polres Lamongan, Selasa (28/4), melibatkan 41 siswa KB/RA Muslimat NU Sunan Giri, Desa Gondanglor, Kecamatan Sugio. Program ini menjadi bagian dari strategi preventif kepolisian dalam menekan potensi pelanggaran hukum di masa depan.
Kasat Samapta Polres Lamongan AKP Yossy Eka bersama anggota memberikan materi edukatif dengan pendekatan ramah anak. Mulai dari pengenalan tugas polisi hingga tata tertib sederhana berlalu lintas disampaikan melalui metode interaktif.
Langkah ini dinilai penting karena masih banyak anak yang tumbuh dengan persepsi negatif terhadap aparat. Padahal, kedekatan emosional sejak dini dapat membentuk kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian dalam jangka panjang.
Selain edukasi hukum, kegiatan juga menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, dan keberanian. Anak-anak diajak berinteraksi langsung, sehingga suasana belajar terasa menyenangkan sekaligus membangun karakter.
Hasilnya, siswa tampak lebih percaya diri saat berkomunikasi dengan polisi. Mereka juga mulai memahami simbol dasar kepolisian serta pentingnya menjaga ketertiban dalam kehidupan sehari-hari.
Kasi Humas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid menegaskan bahwa program ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari pelayanan publik berbasis edukasi.
“Melalui SASANA, kami ingin membangun kedekatan emosional antara Polri dan anak-anak sejak dini. Harapannya, mereka tumbuh dengan karakter disiplin, sadar hukum, dan tidak takut kepada polisi,” ujarnya.
Program ini juga memperkuat sinergi antara lembaga pendidikan dan kepolisian dalam membentuk generasi yang lebih tertib dan berkarakter.
Ke depan, kegiatan serupa akan terus diperluas sebagai bagian dari pendekatan humanis Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Ini investasi jangka panjang untuk menciptakan masyarakat yang patuh hukum,” pungkasnya.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar