Ipuk Gas Pol Sinkronisasi Data Kesehatan, IDI Banyuwangi Diminta Perluas Jemput Bola

Senin, 16 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Ipuk Fiestiandani menghadiri pelantikan pengurus IDI Banyuwangi periode 2025–2028, Minggu (15/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Ipuk Fiestiandani menghadiri pelantikan pengurus IDI Banyuwangi periode 2025–2028, Minggu (15/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANYUWANGI, RadarBangsa.co.id – Bupati Ipuk Fiestiandani mendorong penguatan layanan kesehatan jemput bola saat menghadiri pelantikan pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Banyuwangi periode 2025–2028, Minggu (15/2/2026). Kolaborasi dan sinkronisasi data menjadi fokus untuk memastikan warga miskin dan lansia sebatang kara tidak terlewat dari layanan medis.

Dalam sambutannya, Ipuk menegaskan pentingnya integrasi data antara IDI dan Pemkab Banyuwangi. Menurutnya, IDI telah memiliki basis data warga yang rutin diperiksa. Ke depan, data tersebut perlu disinkronkan dengan data pemerintah daerah agar sasaran layanan semakin luas dan tidak tumpang tindih.

“Kalau selama ini IDI sudah memiliki data warga yang biasa diperiksa, ke depan bisa disinkronkan dengan data Pemkab sehingga layanan ini semakin meluas,” ujar Ipuk.

Program jemput bola rawat warga sendiri telah dijalankan Pemkab sejak 2018. Skema ini menyasar warga miskin, lansia terlantar, dan mereka dengan keterbatasan mobilitas melalui kunjungan rumah oleh dokter dan tenaga kesehatan. Pemeriksaan, pengobatan, pemantauan penyakit kronis, edukasi keluarga, hingga rujukan terintegrasi dilakukan langsung di kediaman pasien.

Ipuk menekankan agar tidak ada hambatan layanan, termasuk bagi warga dengan kepesertaan BPJS nonaktif. Ia meminta tenaga medis tetap mengedepankan pendekatan humanis.

“Layani semuanya dengan baik, tidak boleh menolak pasien,” tegasnya.

Pemkab juga mengapresiasi peran IDI dalam mendukung agenda strategis daerah, termasuk program penanggulangan kemiskinan melalui Banyuwangi Berbagi. Sinergi pemerintah dan organisasi profesi dinilai krusial untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara merata.

Ketua IDI Cabang Banyuwangi 2025–2028, dr Widji Lestariono, menyatakan komitmen organisasinya untuk memperkuat kolaborasi. “Kami siap berkolaborasi dengan Pemkab mewujudkan pelayanan yang bermutu dan adil bagi masyarakat,” ujarnya.

Dengan kepengurusan baru, Pemkab berharap IDI semakin solid dan adaptif dalam menjawab tantangan layanan kesehatan, terutama bagi kelompok rentan yang membutuhkan perhatian berkelanjutan.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:12

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Berita Terbaru