PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Warga Desa Watuprapat, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, mulai menikmati pembangunan jalan poros kabupaten yang selama hampir 14 tahun mengalami kerusakan. Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi kini mengerjakan pembangunan jalan sepanjang 1 kilometer dengan lebar 3,5 meter menggunakan konstruksi paving block.
Pembangunan jalan tersebut menelan anggaran sebesar Rp762 juta. Infrastruktur itu menjadi akses penghubung antarwilayah yang selama bertahun-tahun dikeluhkan warga karena kondisinya rusak dan menghambat aktivitas masyarakat.
Kepala Dusun Waru, Desa Watuprapat, Eko Wahyu, mengatakan pembangunan jalan menjadi jawaban atas usulan masyarakat yang telah disampaikan sejak lama. Menurutnya, warga menyambut baik dimulainya proyek tersebut karena menjadi harapan yang telah dinantikan selama bertahun-tahun.
“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Pasuruan atas pembangunan jalan di Desa Watuprapat ini. Semoga tahun depan wilayah kami bisa kembali mendapatkan program pembangunan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, jalan poros kabupaten tersebut terakhir kali diperbaiki pada 2012. Setelah itu, kondisi jalan terus mengalami kerusakan hingga akhirnya kembali mendapatkan penanganan pada masa pemerintahan saat ini.
“Kurang lebih 14 tahun jalan ini tidak pernah tersentuh pembangunan. Baru di masa kepemimpinan Bupati Pasuruan sekarang akhirnya diperbaiki. Ini jelas sangat membantu sarana dan prasarana transportasi masyarakat,” imbuhnya.
Pembangunan jalan diharapkan dapat meningkatkan kelancaran mobilitas warga sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat yang selama ini terganggu akibat kondisi jalan rusak.
Perwakilan pelaksana proyek dari CV Duta Sarana Teknika, Rahmalia, mengatakan pekerjaan di lapangan berlangsung sesuai rencana. Hingga memasuki minggu ketiga pelaksanaan, progres pembangunan telah mencapai sekitar 30 persen.
“Alhamdulillah, pelaksanaan di lapangan berjalan lancar. Antusiasme masyarakat sangat tinggi dan mereka sangat mendukung proses pekerjaan. Hingga saat ini, progres pembangunan sudah mencapai sekitar 30 persen,” jelasnya.
Saat ini, pekerjaan difokuskan pada pemasangan kanstin sebagai pembatas tepi jalan serta penghamparan pasir yang menjadi lapisan dasar sebelum pemasangan paving block. Rahmalia optimistis proyek tersebut dapat diselesaikan lebih cepat dari target kontrak selama 120 hari atau empat bulan.
“Kami optimistis pekerjaan dapat berjalan sesuai rencana sehingga target penyelesaian proyek dapat tercapai,” pungkasnya.
Penulis : Ahmad
Editor : Zainul Arifin


















Komentar