Jelang Hari Bhayangkara 2025, Kapolri dan Gubernur Khofifah Ziarah ke Makam Gus Dur

Rabu, 25 Juni 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat ziarah ke makam Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) di Kompleks Ponpes Tebuireng, Jombang, Rabu (25/6/2025). | Dok Foto Ho/RadarBangsa

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat ziarah ke makam Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) di Kompleks Ponpes Tebuireng, Jombang, Rabu (25/6/2025). | Dok Foto Ho/RadarBangsa

JOMBANG, RadarBangsa.co.id – Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-79, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melakukan ziarah ke makam Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur di Kompleks Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Rabu (25/6/2025). Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa turut mendampingi dalam prosesi yang sarat makna kebangsaan ini.

Kegiatan ziarah tersebut merupakan bagian dari tradisi spiritual yang rutin dilakukan Kapolri setiap tahun sebagai bentuk penghormatan terhadap para tokoh bangsa. Sebelumnya, ziarah serupa juga dilakukan ke makam Presiden kedua Soeharto dan Presiden ketiga BJ Habibie.

Sesampainya di area pemakaman, Kapolri bersama jajaran Pejabat Utama Mabes Polri, Kapolda Jawa Timur, serta Gubernur Khofifah melakukan tabur bunga dan doa bersama yang dipimpin oleh Pengasuh Ponpes Tebuireng, KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin.

Dalam momen khidmat tersebut, Gubernur Khofifah menyampaikan ajakan kepada seluruh masyarakat agar senantiasa menjaga warisan nilai-nilai kebangsaan yang telah ditanamkan Gus Dur, khususnya tentang toleransi dan kemanusiaan.

“Gus Dur adalah sosok yang tak pernah lelah memperjuangkan nilai-nilai toleransi dan kemanusiaan. Kita semua bisa belajar dari keteladanan beliau, bahwa keberagaman bukan untuk dipertentangkan, melainkan dirawat bersama sebagai kekuatan bangsa,” ujar Khofifah.

Ia juga menekankan bahwa Gus Dur lebih senang dikenang sebagai tokoh kemanusiaan ketimbang sekadar simbol pluralisme. Menurutnya, pesan tersebut tampak jelas pada tulisan di batu nisan Gus Dur: *“Here rests a Humanist.”*

“Ini menandakan bahwa nilai-nilai kemanusiaan bagi Gus Dur adalah fondasi utama dalam membangun kehidupan berbangsa. Di dalam humanisme, sudah terkandung sikap saling menghargai perbedaan,” imbuhnya.

Khofifah juga mengapresiasi tema Hari Bhayangkara tahun ini, yakni *”Polri Presisi: Mendekatkan Diri, Melindungi, dan Mengayomi Masyarakat dengan Hati Nurani.”* Ia menilai tema tersebut sangat relevan dengan semangat pelayanan Polri yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

“Polri kini semakin dekat dengan rakyat. Kita bisa lihat bagaimana kepolisian bekerja dengan pendekatan humanis, terutama dalam pengamanan arus mudik dan balik Lebaran kemarin. Ini contoh nyata bagaimana Polri hadir untuk rakyat,” ungkapnya.

Ia berharap peringatan Hari Bhayangkara tahun ini menjadi momentum memperkuat komitmen seluruh elemen bangsa dalam mendukung tugas Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

“Semoga Polri terus menjadi institusi yang profesional dan presisi, yang bekerja dengan hati nurani dan selalu berpihak kepada kepentingan rakyat,” pungkas Khofifah.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya
Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi
RSUD H. Moh. Ruslan Mataram Siapkan One Stop Service Pemeriksaan Calon Jemaah Haji 2027
Bahas RUU Pertanahan, Lia Istifhama Cairkan Suasana Rapat Komite I DPD RI dengan Pantun
Senator Anggota DPD RI Lia Istifhama Dorong RUU Pertanahan Lindungi Masyarakat dari Sengketa dan Mafia Tanah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September

Rabu, 16 September 2026 - 09:38

Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Rabu, 16 September 2026 - 09:03

Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi

Selasa, 15 September 2026 - 23:41

RSUD H. Moh. Ruslan Mataram Siapkan One Stop Service Pemeriksaan Calon Jemaah Haji 2027

Berita Terbaru