JEMBER, RadarBangsa.co.id — Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Tenaga Kerja menggelar Jember Job Fair 2026 di Balai Serba Guna, Kamis (27/8/2026). Bursa kerja ini mempertemukan pencari kerja dengan 59 perusahaan dari Jember, luar daerah, serta lembaga penempatan pekerja migran Indonesia yang menawarkan total 2.873 posisi.
Tingginya kebutuhan masyarakat terhadap akses pekerjaan terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai sekitar 4.800 orang. Angka tersebut melonjak lebih dari dua kali lipat dibandingkan penyelenggaraan tahun sebelumnya.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Jember, Drs. Hadi Mulyono, mengatakan tingginya partisipasi menunjukkan masyarakat memanfaatkan peluang kerja yang tersedia. Proses pendaftaran juga dibuat lebih mudah melalui jalur online dan pendaftaran langsung di lokasi.
“Jumlah pendaftar mencapai sekitar 4.800 orang, meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun lalu,” kata Hadi.
Menurut Hadi, tingginya animo pencari kerja juga menjadi bagian dari upaya pemerintah mempertemukan kebutuhan tenaga kerja dengan peluang yang tersedia di dunia usaha dan industri.
Data ketenagakerjaan Jember menunjukkan perkembangan positif. Berdasarkan rilis BPS yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Jember tercatat 3,06 persen, berada di bawah rata-rata tingkat pengangguran di Jawa Timur maupun nasional.
Peluang kerja yang dibuka dalam Jember Job Fair juga menjadi perhatian bagi para lulusan baru. Salah satunya Rasti Camelia, lulusan manajemen perkantoran asal Tanggul Kulon, yang berharap bisa memperoleh pekerjaan di bidang administrasi sesuai dengan latar belakang pendidikannya.
“Harapannya bisa mendapat pekerjaan di bidang administrasi sesuai dengan kualifikasi yang saya miliki,” ujar Rasti.
Pemerintah Kabupaten Jember menilai pembukaan akses kerja dalam skala besar tidak hanya berkaitan dengan penyerapan tenaga kerja, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan taraf ekonomi masyarakat.
Mewakili Bupati Jember, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Jember, Indra Tri Purnomo, mengapresiasi perusahaan dan seluruh pihak yang ikut membuka kesempatan kerja dalam kegiatan tersebut.
“Kegiatan ini merupakan wujud ikhtiar bersama untuk membuka harapan, memperluas kesempatan kerja, serta mempertemukan potensi sumber daya manusia Jember dengan kebutuhan nyata dunia usaha dan industri,” tegas Indra.
Indra menambahkan, kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha menjadi penting untuk mengoptimalkan potensi sumber daya manusia lokal sekaligus memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat Jember.
Dengan ribuan posisi yang tersedia dan jumlah pencari kerja yang terus bertambah, Jember Job Fair 2026 diharapkan mampu menjadi salah satu pintu masuk bagi masyarakat untuk mendapatkan pekerjaan sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan.
Penulis : Herry
Editor : Zainul Arifin


















Komentar