JEMBER, RadarBangsa.co.id — Bupati Jember Muhammad Fawait meninjau langsung layanan pencetakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) di Kecamatan Bangsalsari, Selasa (27/1/2026). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan efektivitas Program Peta Cinta, program unggulan Pemerintah Kabupaten Jember dalam mendekatkan layanan administrasi kependudukan (Adminduk) hingga ke tingkat kecamatan.
Dalam peninjauan tersebut, Gus Fawait mengapresiasi antusiasme masyarakat yang memanfaatkan layanan cetak KTP di kantor kecamatan. Ia menegaskan, Kabupaten Jember kini menjadi salah satu daerah di wilayah timur Pulau Jawa yang telah menghadirkan alat pencetak KTP di seluruh kecamatan.
“Warga dari Sumberbaru, Sukowono, hingga Silo tidak perlu lagi datang ke pusat kota. Di kecamatan masing-masing, KTP dan KK sudah bisa dicetak. Ini efisiensi waktu dan biaya bagi masyarakat,” ujar Gus Fawait, Selasa (27/1/2026).
Menurutnya, perluasan layanan Adminduk tidak sekadar inovasi teknis, tetapi merupakan implementasi prinsip keadilan sosial. Pemerintah daerah berkewajiban memastikan seluruh warga memperoleh pelayanan publik yang cepat, mudah, dan tanpa biaya.
Saat ini, Pemkab Jember memprioritaskan penyelesaian pencetakan 68.000 KTP yang sempat tertunda akibat keterbatasan blangko pada periode 2019–2025. Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Jember, Bambang Saputro, menjelaskan bahwa dari total blangko yang disiapkan, sebanyak 19.220 keping telah digunakan, sementara sisa stok mencapai 48.780 keping.
Untuk mengantisipasi penumpukan antrean, Bupati Jember menginstruksikan penerapan sistem penjadwalan layanan berbasis desa. Skema ini telah diuji coba di Kecamatan Bangsalsari dan dinilai efektif memperlancar pelayanan.
Sebagai bentuk penguatan kinerja birokrasi, Gus Fawait juga merencanakan pemberian penghargaan kepada camat dan kepala desa yang dinilai progresif dalam menyukseskan layanan Adminduk. Ia turut mengimbau masyarakat agar menjaga dokumen kependudukan dengan baik.
“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dan gratis, namun dokumen kependudukan juga harus dijaga agar tidak hilang,” tegasnya.
Manfaat program ini dirasakan langsung warga. Muhammad Riko, warga Bangsalsari, mengaku terbantu dengan layanan yang semakin dekat dan cepat. “Sekarang urus KTP tidak perlu jauh-jauh ke kota,” pungkasnya.
Penulis : Herry
Editor : Zainul Arifin


















Komentar