Kades Made Lamongan Kota Minta Pelaku Mutilasi Warganya Dihukum Berat

Senin, 8 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Desa Made Kecamatan Lamongan, Eko Widyanto, saat beri pernyataan kepada wartawan terkait kasus mutilasi warganya di kawasan jurang Pacet Mojokerto (Foto DokHo/RadarBangsa.co.id)

Kepala Desa Made Kecamatan Lamongan, Eko Widyanto, saat beri pernyataan kepada wartawan terkait kasus mutilasi warganya di kawasan jurang Pacet Mojokerto (Foto DokHo/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Kepala Desa Made, Kecamatan Lamongan, Eko Widyanto, angkat bicara terkait kasus mutilasi yang menimpa salah satu warganya, Tiara Angelina Saraswati (25). Ia berharap aparat penegak hukum menjatuhkan hukuman seberat-beratnya kepada pelaku yang sudah ditangkap polisi.

“Saya mewakili orang tua dan almarhumah berharap pelaku mutilasi dihukum sesuai aturan yang berlaku,” ujar Eko saat ditemui di Balai Desa Made, Senin (8/9/2025).

Kasus ini bermula dari penemuan potongan tubuh manusia yang tercecer di jurang kawasan Pacet, Mojokerto. Polisi memastikan potongan tubuh itu merupakan milik Tiara, warga asli Desa Made, yang sebelumnya tinggal di Surabaya. Potongan tubuh korban diketahui mencapai 65 bagian.

Eko mengungkapkan, dirinya pertama kali menerima kabar pada Sabtu (6/9/2025) malam sekitar pukul 20.00 WIB. Setelah mengecek langsung ke rumah korban, identitas tersebut dipastikan benar warganya. “Mbak Tiara itu informasinya tinggal di Surabaya, entah bekerja atau apa, kami kurang tahu,” kata Eko.

Tiara lahir di Pacitan pada 12 Agustus 2000. Ia merupakan anak sulung dari dua bersaudara dan lulusan Universitas Trunojoyo Madura (UTM), jurusan Manajemen. Menurut pihak desa, keluarga korban dikenal sederhana dengan latar belakang wiraswasta.

Pemerintah desa, lanjut Eko, siap mendukung keluarga korban dalam proses selanjutnya. “Insyaallah kami siap membantu, termasuk persiapan pemakaman. Namun sampai sekarang belum ada informasi kapan almarhumah akan dimakamkan,” jelasnya.

Tak berselang lama setelah identitas korban terungkap, Satreskrim Polres Mojokerto berhasil menangkap terduga pelaku mutilasi berinisial AM (24), warga Labuhanbatu, Sumatera Utara. Penangkapan dilakukan pada Minggu (7/9/2025) dini hari, atau sekitar 14 jam setelah penemuan jasad.

AM ditangkap di sebuah rumah kos di kawasan Lidah Wetan, Kecamatan Lakarsantri, Surabaya. Polisi menyebutkan bahwa aksi mutilasi itu dilakukan pelaku seorang diri. Hingga kini, AM masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Mojokerto.

Mutilasi sendiri termasuk kategori pembunuhan berencana, di mana pelaku dengan sengaja memotong-motong tubuh korban untuk menghilangkan jejak. Dalam KUHP, tindak pidana ini biasanya dijerat Pasal 340 tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman maksimal mati.

Kasus mutilasi Tiara sontak menjadi sorotan publik, baik karena cara pelaku menghilangkan nyawa korban maupun cepatnya polisi mengungkap kasus tersebut.

Eko menegaskan kembali, desanya berharap penuh pada penegak hukum untuk memberikan keadilan. “Kami hanya ingin pelaku dihukum seberat-beratnya, agar peristiwa keji seperti ini tidak terulang lagi,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Rumah Lansia di Deket Lamongan Dibobol, HP dan Perhiasan Emas Hilang
Arisan Bodong di Lamongan Rugikan Korban Rp132 Juta, Tersangka Ditangkap di Batam
Berawal dari Penyelidikan Pencurian Ayam, Polisi Lamongan Ungkap Curanmor
Warga Bluluk Lamongan Temukan Granat dan 41 Amunisi di Kebun Jati
Terduga Pelaku Curanmor Tewas usai Tabrak Median JLU Timur Lamongan
58 HP Senilai Rp310 Juta Dicuri, Pelarian Pembobol Konter Sragen Berakhir
Sterilisasi Stadion Surajaya, Polres Lamongan Temukan 14 Orang Konsumsi Miras
Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 20:34

Rumah Lansia di Deket Lamongan Dibobol, HP dan Perhiasan Emas Hilang

Kamis, 5 November 2026 - 10:30

Arisan Bodong di Lamongan Rugikan Korban Rp132 Juta, Tersangka Ditangkap di Batam

Rabu, 4 November 2026 - 18:59

Berawal dari Penyelidikan Pencurian Ayam, Polisi Lamongan Ungkap Curanmor

Selasa, 3 November 2026 - 20:02

Warga Bluluk Lamongan Temukan Granat dan 41 Amunisi di Kebun Jati

Selasa, 3 November 2026 - 09:53

Terduga Pelaku Curanmor Tewas usai Tabrak Median JLU Timur Lamongan

Berita Terbaru