Aksi gotong royong ini dilakukan untuk mengantisipasi banjir sekaligus memperingati HUT ke-80 RI.
Puluhan personel TNI dan warga turun langsung ke aliran sungai di perbatasan Wonosari–Winong.
Mereka memungut sampah dan membersihkan endapan lumpur yang menyumbat aliran air. Lokasi tersebut diketahui menjadi salah satu titik rawan banjir saat musim hujan tiba.
Danramil 03/Pegandon Kapten Cke Bambang Ruseno mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap lingkungan dan masyarakat.
“Sebagai langkah antisipasi, diharapkan dengan pembersihan dan revitalisasi sungai, aliran air saat musim hujan semakin lancar sehingga mampu mengurangi potensi maupun dampak bencana banjir di Kendal,” ujarnya.
Kepala Desa (Kades) Winong, Angsori, mengapresiasi dukungan personel TNI yang terlibat langsung dalam aksi mitigasi bencana di wilayahnya.
“Kami mengimbau warga di wilayah rawan banjir untuk tetap waspada agar bisa mengantisipasi situasi dan menghindari kerugian yang fatal,” kata Angsori,Sabtu (13/9/2025).
Menurut Angsori, kolaborasi TNI dan masyarakat menjadi contoh nyata semangat gotong royong dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Kegiatan ini mampu menekan risiko banjir seminimal mungkin dan menjadi pemicu kesadaran warga untuk terus menjaga kebersihan sungai,”harap dia.
Lainnya:
- Bupati Kendal Minta ASN Tingkatkan Kompetensi, MOOC Jadi Solusi Pembelajaran Fleksibel
- KPK Turun ke Asahan, Bimtek Anti Korupsi Jadi Alarm Perbaikan Layanan Publik
- FLS3N Lamongan 2026 Cetak Talenta Muda, SDN Sumberkerep Raih Juara Pertama Seni Tari
Penulis : Rob
Editor : Arifin Zaenul








