Kapolsek Tikung Gandeng Tokoh Agama Cegah Kejahatan 3C

Jumat, 17 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolsek Tikung IPTU Fahrur Rozi saat kegiatan Jumat Keliling bersama tokoh agama di Masjid Darull Muttaqin, Jumat (17/7/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Kapolsek Tikung IPTU Fahrur Rozi saat kegiatan Jumat Keliling bersama tokoh agama di Masjid Darull Muttaqin, Jumat (17/7/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Upaya pencegahan tindak pidana 3C (Curat, Curas, dan Curanmor) di Kecamatan Tikung terus diperkuat. Salah satunya melalui sinergi antara kepolisian dan tokoh agama yang diwujudkan dalam kegiatan Jumat Keliling yang dipimpin Kapolsek Tikung IPTU Fahrur Rozi di Masjid Darull Muttaqin, Jumat (17/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 11.30 WIB itu menjadi ajang silaturahmi sekaligus koordinasi antara jajaran Polsek Tikung dengan tokoh agama dan masyarakat guna menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan.

Dalam kegiatan tersebut hadir Kepala KUA Tikung Hadi, pengurus Masjid Darull Muttaqin, Brigadir Dwi Ba’i, serta para jemaah. Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dengan fokus pembahasan pada upaya pencegahan gangguan kamtibmas, khususnya kejahatan 3C yang kerap meresahkan masyarakat.

Kapolsek Tikung IPTU Fahrur Rozi mengatakan keterlibatan tokoh agama memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran masyarakat untuk menjaga keamanan lingkungan.

“Tokoh agama memiliki kedekatan dengan masyarakat. Karena itu, kami terus membangun komunikasi dan koordinasi agar pesan-pesan kamtibmas dapat tersampaikan dengan baik kepada warga,” kata Fahrur Rozi.

Ia menjelaskan, keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian, tetapi juga membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.

“Melalui kegiatan Jumat Keliling ini, kami ingin memperkuat sinergi dengan para tokoh agama sehingga upaya pencegahan tindak pidana 3C dapat dilakukan secara bersama-sama,” ujarnya.

Menurutnya, komunikasi yang terjalin secara rutin akan memudahkan pertukaran informasi terkait potensi gangguan keamanan di lingkungan masyarakat.

“Semakin kuat kolaborasi antara kepolisian, tokoh agama, dan masyarakat, maka semakin besar peluang terciptanya situasi yang aman dan kondusif di wilayah Kecamatan Tikung,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Hortikultura Dinilai Bisa Jadi Peluang Baru bagi Petani Lamongan
KLB IA UPN Veteran Jatim Cabut Mandat Ketua Umum, Seluruh Ketua IA Fakultas Ambil Alih Kepemimpinan
312 Kampung Olahraga di Sidoarjo Tak Hanya Bikin Sehat, Tetapi Juga Gerakkan UMKM
Khofifah Kenang Yasuo Fukuda, Tokoh yang Bantu Perkuat Investasi Jepang di Jatim
Kapolrestabes Semarang Soroti Modus Narkoba Lewat Vape Saat Safari Subuh
Ultimatum 5×24 Jam untuk PT IIS Asian Agri Group, Aktivis Soroti HGU hingga CSR di Pelalawan
Kabupaten Pasuruan Borong 3 Penghargaan, dari Pangan hingga Inovasi Pelayanan Publik
Khofifah Luncurkan Trans Jatim Koridor II Malang Raya, Disabilitas Gratis Selamanya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 06:02

Hortikultura Dinilai Bisa Jadi Peluang Baru bagi Petani Lamongan

Minggu, 1 November 2026 - 05:55

KLB IA UPN Veteran Jatim Cabut Mandat Ketua Umum, Seluruh Ketua IA Fakultas Ambil Alih Kepemimpinan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:28

312 Kampung Olahraga di Sidoarjo Tak Hanya Bikin Sehat, Tetapi Juga Gerakkan UMKM

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:23

Khofifah Kenang Yasuo Fukuda, Tokoh yang Bantu Perkuat Investasi Jepang di Jatim

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:58

Kapolrestabes Semarang Soroti Modus Narkoba Lewat Vape Saat Safari Subuh

Berita Terbaru