Kapolsek Tikung Tegas: Tidak Ada Konvoi dalam Pengesahan Warga Baru PSHT di Lamongan

Rabu, 17 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Forkopimcam Tikung bersama pengurus PSHT dan kepala desa menggelar rapat koordinasi pengamanan pengesahan calon warga baru PSHT di Pendopo Kecamatan Tikung, Rabu (17/6/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Forkopimcam Tikung bersama pengurus PSHT dan kepala desa menggelar rapat koordinasi pengamanan pengesahan calon warga baru PSHT di Pendopo Kecamatan Tikung, Rabu (17/6/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Tikung menggelar rapat koordinasi bersama pengurus Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dan sejumlah kepala desa untuk membahas pengamanan kegiatan pengesahan calon warga baru PSHT di wilayah Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan, Rabu (17/6/2026).

Rapat yang berlangsung di Pendopo Kecamatan Tikung itu digelar sebagai langkah antisipasi guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang pelaksanaan pengesahan calon warga baru PSHT yang dijadwalkan dalam waktu dekat. Pertemuan tersebut dihadiri unsur pemerintah kecamatan, kepolisian, TNI, pengurus PSHT, PAMTER PSHT, serta kepala desa dari sejumlah wilayah di Kecamatan Tikung.

Camat Tikung, Sujirman Sholeh, menegaskan pentingnya sinergi seluruh pihak untuk memastikan kegiatan berjalan aman tanpa menimbulkan gangguan ketertiban umum. Menurutnya, komunikasi dan koordinasi sejak dini menjadi kunci dalam mencegah potensi kerawanan yang dapat muncul selama rangkaian kegiatan berlangsung.

“Seluruh pihak harus memiliki persepsi yang sama terkait pengamanan. Tujuan kita adalah memastikan kegiatan pengesahan berjalan lancar, aman, dan tidak menimbulkan dampak yang mengganggu masyarakat,” ujar Sujirman dalam rapat tersebut.

Hal senada disampaikan Kapolsek Tikung AKP Anang Purwo Widodo. Ia mengingatkan pentingnya kepatuhan seluruh anggota dan calon warga PSHT terhadap aturan yang telah disepakati bersama, terutama terkait larangan konvoi maupun pengerahan massa ke lokasi pengesahan.

“Kami mengimbau kepada seluruh calon warga dan anggota PSHT untuk tidak melakukan konvoi serta tidak berbondong-bondong menuju padepokan. Langkah ini dilakukan demi menjaga keamanan, keselamatan pengguna jalan, dan ketertiban masyarakat,” kata AKP Anang.

Menurutnya, aparat kepolisian bersama TNI dan pemerintah kecamatan akan melakukan pengawasan serta pengamanan secara terpadu selama pelaksanaan kegiatan berlangsung. Upaya tersebut dilakukan untuk meminimalkan potensi gesekan maupun gangguan kamtibmas di wilayah Kecamatan Tikung dan sekitarnya.

Sementara itu, Danramil Tikung Kapten Sugeng Sudarjianto menegaskan bahwa stabilitas keamanan merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, seluruh elemen masyarakat diharapkan turut mendukung terciptanya situasi yang kondusif selama proses pengesahan calon warga baru PSHT.

“Kami berharap seluruh pihak dapat menahan diri dan mematuhi kesepakatan yang telah dibuat. Keamanan dan ketertiban wilayah harus menjadi prioritas bersama,” tegasnya.

Ketua PSHT Ranting Tikung, Solikhin, menyatakan dukungannya terhadap langkah-langkah pengamanan yang disepakati dalam rapat koordinasi tersebut. Ia memastikan pihaknya akan menyampaikan imbauan kepada seluruh calon warga maupun anggota PSHT agar mematuhi aturan yang telah ditetapkan.

“Kami mengapresiasi koordinasi yang dilakukan Forkopimcam. Kami juga akan mengingatkan seluruh warga PSHT agar mengikuti ketentuan yang berlaku dan bersama-sama menjaga nama baik organisasi,” ujarnya.

Rapat koordinasi itu menghasilkan sejumlah kesepakatan, di antaranya menyamakan persepsi terkait pengamanan kegiatan pengesahan calon warga baru PSHT, mengimbau calon warga agar tidak hadir secara berkelompok maupun melakukan konvoi menuju Padepokan PSHT Cabang Lamongan, serta memperkuat kerja sama seluruh unsur dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Langkah antisipatif tersebut dinilai penting mengingat kegiatan pengesahan warga baru PSHT setiap tahun kerap melibatkan banyak peserta dan menjadi perhatian aparat keamanan di berbagai daerah. Melalui koordinasi lintas sektor, pemerintah dan aparat berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung tertib tanpa mengganggu aktivitas masyarakat.”tambahnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Sterilisasi Stadion Surajaya, Polres Lamongan Temukan 14 Orang Konsumsi Miras
Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:03

Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:44

Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui

Berita Terbaru