Kenapa Jalan Diponegoro Kota Batu Tak Kunjung Diperbaiki

- Redaksi

Rabu, 7 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi jalan bergelombang di Jl. Diponegoro, Mojorejo, Kota Batu akibat akar pohon besar. (RadarBangsa.co.id)

Kondisi jalan bergelombang di Jl. Diponegoro, Mojorejo, Kota Batu akibat akar pohon besar. (RadarBangsa.co.id)

KOTA BATU, RadarBangsa.co.id — Kondisi jalan bergelombang di Jl. Diponegoro, Desa Mojorejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, tepatnya di sepanjang ruas jalan dekat krematorium, menjadi sorotan masyarakat. Jalan ini dinilai membutuhkan perhatian serius dari Pemerintah Kota Batu karena membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Jalan Diponegoro merupakan jalur alternatif penghubung wilayah Desa Mojorejo, Junrejo, dan Tlekung. Memiliki panjang kurang lebih 900 meter, sejumlah titik jalan mengalami kerusakan akibat dorongan akar pohon besar yang tumbuh di sisi jalan. Tekanan akar yang kuat menyebabkan permukaan jalan terangkat dan bergelombang.

Kapolres Batu, AKBP Andi Yudha Pranata, S.H., S.I.K., M.Si., menyampaikan apresiasinya kepada masyarakat yang aktif menyuarakan kondisi jalan tersebut.

“Kami berterima kasih kepada warga dan jurnalisme warga yang peduli terhadap pembangunan dan pariwisata Kota Batu. Informasi ini penting untuk menjadi bahan evaluasi dan pembahasan bersama dalam forum-forum resmi,” ujar Kapolres melalui pesan WhatsApp, Jumat (2/5/2025).

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Batu, H. Didik Subiyanto, S.H., menilai bahwa kondisi jalan Diponegoro yang rusak perlu segera ditangani karena memiliki fungsi strategis sebagai jalur pengurai kemacetan dari arah selatan Kota Batu.

“Kerusakan diakibatkan oleh tekanan akar pohon besar yang menonjolkan aspal dan menimbulkan gelombang serta lubang. Ini akan kami koordinasikan dengan dinas terkait untuk segera dibahas dan ditangani,” ujarnya, Rabu (7/5/2025).

Sejalan dengan itu, Kepala Dinas PUPR Kota Batu, Ir. Alfi Nurhidayat, ST, MT, Ph.D., menjelaskan bahwa pihaknya telah mengidentifikasi penyebab utama kerusakan jalan. PUPR juga telah menyiapkan solusi jangka panjang berupa pembangunan drainase baru dengan sistem box culvert serta rencana pelebaran jalan.

“Namun, pelebaran jalan juga harus mendapat dukungan dan usulan langsung dari masyarakat. Warga bisa mengajukan aspirasi melalui forum audiensi dengan DPRD atau pemerintah desa,” kata Alfi pada awak media, 28 April 2025.

Kepala Desa Mojorejo, Rujito, turut mendukung rencana perbaikan jalan tersebut. Ia menegaskan bahwa meskipun jalan Diponegoro merupakan kewenangan kota, pihak desa siap mendukung setiap langkah perbaikan yang akan dilakukan oleh Pemkot Batu.

“Kondisi jalan yang bergelombang ini memang disebabkan oleh akar pohon yang usianya sudah puluhan tahun. Kami berharap Pemkot Batu dapat segera merealisasikan perbaikan tersebut demi kenyamanan masyarakat dan wisatawan yang melintas,” ungkapnya.

Rujito juga menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor jika perbaikan jalan nantinya memerlukan pemotongan pohon besar.

“Pohon memang penting untuk ekosistem, tapi keselamatan pengguna jalan juga tidak bisa diabaikan. Maka perlu ada komunikasi yang matang jika dilakukan penebangan atau pelebaran,” imbuhnya.

Ia berharap seluruh proses perbaikan berjalan aman dan lancar, serta mendapat dukungan dari semua elemen masyarakat demi kemajuan wilayah Mojorejo dan Kota Batu secara umum.

Penulis : Heru Iswanto

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pemkab Bangkalan Tambah Anggaran Jalan 2026, Target 56 Ruas di 18 Kecamatan
Pemkab Bangkalan Luncurkan Bus Sekolah Gratis, Tekan Risiko Kecelakaan Pelajar
Bupati Pasuruan Audiensi ke DPR RI, Dorong Solusi Konflik Agraria 10 Desa dengan TNI AL
Pemkab Pasuruan Matangkan Arah Pembangunan 2027, Fokus Investasi, Pengentasan Kemiskinan, dan SDM
Pemkab Probolinggo Gandeng BPKP Jatim, Perkuat Manajemen Kinerja dan Pengawasan Internal
Pengemudi Becak Lansia di Banyuwangi Segera Terima Becak Listrik dari Presiden
Ipuk Raih Penghargaan Pembina K3 Terbaik Jatim, Banyuwangi Dinilai Konsisten Lindungi Keselamatan Kerja
Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Gresik, Tekan Inflasi dan Jaga Daya Beli Warga Awal Tahun 2026

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 12:05 WIB

Pemkab Bangkalan Tambah Anggaran Jalan 2026, Target 56 Ruas di 18 Kecamatan

Kamis, 15 Januari 2026 - 11:57 WIB

Pemkab Bangkalan Luncurkan Bus Sekolah Gratis, Tekan Risiko Kecelakaan Pelajar

Kamis, 15 Januari 2026 - 11:31 WIB

Bupati Pasuruan Audiensi ke DPR RI, Dorong Solusi Konflik Agraria 10 Desa dengan TNI AL

Kamis, 15 Januari 2026 - 11:24 WIB

Pemkab Pasuruan Matangkan Arah Pembangunan 2027, Fokus Investasi, Pengentasan Kemiskinan, dan SDM

Kamis, 15 Januari 2026 - 11:07 WIB

Pengemudi Becak Lansia di Banyuwangi Segera Terima Becak Listrik dari Presiden

Berita Terbaru

Kegiatan perbaikan jalan kabupaten di Bangkalan sebagai bagian program peningkatan infrastruktur tahun 2025–2026.Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id

Politik - Pemerintahan

Pemkab Bangkalan Tambah Anggaran Jalan 2026, Target 56 Ruas di 18 Kecamatan

Kamis, 15 Jan 2026 - 12:05 WIB