Ketua PAPDESI Kendal, Angkat Bicara Penahanan Kades Kertosari Terkait Kasus Korupsi

Jumat, 30 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua PAPDESI Kendal Abdul Malik, himbau Kades, hati - hati dalam mengunakan uang negara. (RadarBangsa.co.id).

Ketua PAPDESI Kendal Abdul Malik, himbau Kades, hati - hati dalam mengunakan uang negara. (RadarBangsa.co.id).

KENDAL, RadarBangsa.co.id – Ketua Persatuan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (PAPDESI) Kabupaten Kendal, Abdul Malik, angkat bicara kasus hukum yang menjerat Kepala Desa Kertosari, Kecamatan Singorojo.

Kades Kertosari ditahan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kendal atas dugaan korupsi Dana Desa (DD).

Sebelumnya, Wahyudi, Kepala Desa Kertosari, digelandang oleh Kejari Kendal dengan mengenakan rompi oranye, karena diduga menyelewengkan dana desa.

Menurut Malik, persoalan anggaran di desa bukan hanya soal ketelitian, tetapi juga pemahaman terhadap regulasi yang berlaku. Ia mengingatkan para kepala desa, khususnya yang tergabung dalam PAPDESI, untuk lebih berhati-hati dalam menjalankan tugas.

“Saya menghimbau kepada seluruh kepala desa agar lebih teliti. Jangan menyalahkan perangkat atau pegawai lain. Kepala desa harus bertanggung jawab atas segala persoalan pemerintahan di desa,” tegas Malik, Jumat, (30/5/2025).

Ia menambahkan, semua kebijakan yang diambil di tingkat desa harus diketahui oleh jajaran pemerintah desa. Hal ini penting agar tidak ada yang lepas dari tanggung jawab.

“Kalau kita sudah tahu dan memahami, maka kita akan bertanggung jawab. Apa pun yang terjadi di desa, itu adalah tanggung jawab kita sebagai kepala desa,” ujar Malik.

Malik juga berharap, para kepala desa, baik yang tergabung dalam PAPDESI maupun tidak, lebih berhati-hati dalam mengambil kebijakan. Menurutnya, kebijakan desa merupakan tanggung jawab penuh kepala desa.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Kabupaten Kendal, Yanuar Fatoni, menyatakan bahwa selama ini pemerintah daerah telah aktif dalam pembinaan dan pengawasan terhadap desa.

“Kami sudah melakukan pembinaan dan pencegahan, salah satunya melalui kegiatan sosialisasi. Namun, pada akhirnya tanggung jawab tetap berada di masing-masing desa,” jelas Yanuar

Penulis : Rob

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru