Khofifah Bawa Jatim Raih Penghargaan Antikorupsi 2025 Nasional

Senin, 1 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menegaskan komitmennya terhadap integritas birokrasi dengan meraih Penghargaan Pariwara Anti Korupsi 2025 kategori Media Konvensional dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI. Penghargaan ini diserahkan dalam Puncak Apresiasi Pariwara Anti Korupsi dan Anti-Corruption Film Festival (ACFFEST) 2025 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Jumat (28/11).

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menilai penghargaan ini sebagai pengakuan nyata atas upaya konsisten Pemprov Jatim dalam mengarusutamakan nilai-nilai integritas melalui kampanye antikorupsi yang terstruktur dan berdampak luas.

“Penghargaan ini bukan sekadar prestasi formal, tapi bukti bahwa integritas dan transparansi telah menjadi budaya kerja di Jawa Timur. Semua ini tercapai berkat kolaborasi seluruh jajaran Pemprov, pemerintah kabupaten/kota, serta mitra media,” ujar Khofifah.

KPK menilai keberhasilan Jawa Timur terletak pada strategi kampanye antikorupsi multi-kanal. Di ranah konvensional, materi antikorupsi ditayangkan di lima videotron strategis di Bundaran Waru, Bundaran Aloha, dan Jalan Ahmad Yani. Media radio, baliho, poster, dan spanduk turut memperkuat pesan integritas ke publik.

Secara digital, Pemprov Jatim memanfaatkan media sosial resmi, website, portal berita, dan konten video interaktif yang mendapat respons tinggi dari masyarakat. Di tataran tatap muka, program edukasi dan pelatihan digelar, termasuk Pelatihan Calon Penyuluh Antikorupsi bagi ASN, pencanangan 400 Patriot Integritas Muda, serta produksi film pendek bertema antikorupsi oleh Inspektorat Jatim.

“Pencegahan korupsi tidak bisa dilakukan parsial. Pesan integritas harus hadir di ruang publik, digital, dan tatap muka secara simultan agar menjadi bagian dari komitmen kolektif,” jelas Khofifah.

Hasil evaluasi KPK menunjukkan bahwa kampanye melalui videotron menjangkau sekitar 227.951 orang per hari selama Juli–September 2025. Publikasi digital juga mencatat interaksi tinggi, sementara kegiatan tatap muka memperkuat jejaring agen perubahan di berbagai sektor.

Gubernur Khofifah menegaskan bahwa penguatan budaya integritas menjadi prioritas utama Pemprov Jatim. “Kami akan terus memperkuat kolaborasi lintas sektor agar budaya jujur dan akuntabel semakin mengakar dan berkelanjutan di Jawa Timur,” tuturnya.

Dengan capaian ini, Jawa Timur kembali menegaskan posisi sebagai salah satu provinsi terdepan dalam kampanye antikorupsi, sekaligus menjadi contoh bagi daerah lain dalam membangun birokrasi transparan dan akuntabel.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru