Khofifah Dialog dengan Ojol Perempuan, Soroti Perjuangan Sektor Informal Jatim

Kamis, 1 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berdialog dengan pengemudi ojek online perempuan di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (31/12/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berdialog dengan pengemudi ojek online perempuan di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (31/12/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggelar dialog terbuka bersama para pengemudi ojek online (ojol), khususnya pengemudi perempuan, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (31/12/2025). Pertemuan ini menjadi ruang mendengar langsung aspirasi perempuan pekerja sektor informal yang selama ini menjadi penopang ekonomi keluarga di tengah dinamika ekonomi perkotaan.

Dialog tersebut digelar menjelang penutupan tahun sekaligus bertepatan dengan peringatan Hari Ibu. Pemerintah Provinsi Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk memberi perhatian lebih pada kelompok pekerja informal perempuan yang kerap menghadapi tantangan berlapis, baik dari sisi ekonomi, sosial, maupun keselamatan kerja.

Khofifah menegaskan, kehadiran pengemudi ojol perempuan bukan sekadar bagian dari ekosistem transportasi daring, melainkan aktor penting dalam menjaga keberlangsungan ekonomi rumah tangga. Menurutnya, peran ganda sebagai pencari nafkah sekaligus pengelola keluarga menuntut ketangguhan luar biasa.

“Ibu-ibu pengemudi ojol ini adalah perempuan tangguh. Mereka bekerja keras di ruang publik, namun tetap memikul tanggung jawab besar di dalam keluarga,” ujar Khofifah.

Ia menyoroti beban yang dihadapi pengemudi ojol perempuan, mulai dari jam kerja panjang, tekanan pendapatan harian, hingga risiko keselamatan di jalan. Kondisi tersebut, kata Khofifah, memerlukan dukungan kebijakan yang berkelanjutan agar ketahanan ekonomi dan sosial mereka semakin kuat.

Pemprov Jatim, lanjut Khofifah, terus mendorong berbagai program penguatan ekonomi kerakyatan, pelatihan keterampilan, serta perlindungan sosial agar pekerja sektor informal memiliki peluang hidup yang lebih stabil dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan itu, Khofifah juga menyampaikan apresiasi dan ucapan Selamat Hari Ibu kepada para pengemudi ojol perempuan yang hadir. Ia menyebut mereka sebagai pahlawan keluarga yang bekerja dalam senyap namun berdampak nyata.

“Selamat Hari Ibu untuk bunda-bunda ojol. Terima kasih atas dedikasi, kerja keras, dan pengorbanan yang luar biasa,” katanya.

Perwakilan pengemudi ojol perempuan, Nur Hayati, menyampaikan bahwa dialog langsung bersama Gubernur Jawa Timur memberi suntikan semangat di tengah situasi ekonomi yang masih menantang.

“Kami terus berjuang untuk keluarga. Perhatian seperti ini membuat kami merasa dihargai dan didengar,” ujar Nur Hayati.

Ia berharap pemerintah terus menghadirkan kebijakan yang berpihak pada pengemudi ojol perempuan, terutama terkait perlindungan kerja, keselamatan, dan jaminan kesejahteraan sosial.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke
2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya
Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 13:58

PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:52

2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Rabu, 16 September 2026 - 13:00

Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September

Berita Terbaru