JAKARTA, RadarBangsa.co.id – Jawa Timur kembali mencatat prestasi nasional melalui ajang LAN Awards 2025 yang digelar di Hotel Bidakara Jakarta, Rabu (3/12). Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa ditetapkan sebagai satu-satunya gubernur yang meraih penghargaan Transformational Leader, kategori yang diberikan kepada kepala daerah dengan kepemimpinan transformatif dan dampak nyata terhadap reformasi birokrasi.
Selain kategori tersebut, Jawa Timur juga meraih dua penghargaan penting lainnya, yakni Penyelenggaraan ASN Corporate University Tingkat Provinsi serta Lembaga Pelatihan ASN Berprestasi Tingkat Daerah Terbaik I untuk BPSDM Jawa Timur. Prestasi ini kembali menempatkan BPSDM Jatim sebagai lembaga pelatihan terbaik nasional dalam empat tahun terakhir.
Kepala LAN RI Muhammad Taufiq menjelaskan bahwa pemilihan penerima penghargaan dilakukan berdasarkan indikator yang ketat. Menurutnya, Gubernur Khofifah dianggap berhasil mengarahkan ekosistem birokrasi Jawa Timur agar lebih inovatif, kolaboratif, dan responsif terhadap perubahan zaman.
“Kategori Transformational Leader diberikan kepada pemimpin yang mampu mendorong perubahan signifikan. Ibu Khofifah konsisten menghadirkan inovasi yang berdampak luas,” ujar Taufiq.
Dalam sambutannya, Khofifah menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi penegasan bahwa reformasi birokrasi harus berjalan paralel dengan percepatan pembangunan. Ia menekankan bahwa ASN adalah garda terdepan dalam menghadirkan layanan publik berkualitas.
“Ini bukan hanya penghargaan bagi saya, tetapi untuk seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Kami ingin memastikan setiap kebijakan benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Khofifah.
Menurutnya, perbaikan layanan publik di Jawa Timur tercermin dari sejumlah indikator pembangunan. Berdasarkan data BPS, ekonomi Jawa Timur tumbuh 1,70 persen dari triwulan sebelumnya serta 5,22 persen secara tahunan. IPM Jawa Timur juga meningkat menjadi 76,13 dan menunjukkan perbaikan di seluruh dimensi.
Khofifah menambahkan bahwa BPSDM Jatim kini melayani peserta dari berbagai provinsi dan instansi pusat. Pendekatan pembelajaran berbasis Corporate University dinilai menjadi salah satu titik kuat lembaga tersebut.
“Kami akan terus memperkuat kualitas program agar BPSDM tetap menjadi rujukan nasional,” tegasnya.
Wakil Menteri PANRB Purwadi Arianto menilai bahwa pengembangan kompetensi aparatur harus dilakukan secara berkelanjutan. Ia menekankan bahwa kemampuan digital, teknis, manajerial, dan sosial budaya harus terus diperbarui agar pelayanan publik tetap relevan.
“Kita harus membangun ekosistem kolaboratif yang menyatukan kekuatan banyak pihak. Hanya dengan cara itu kita bisa menjawab tantangan pelayanan publik,” ujarnya.
LAN Awards 2025 dirancang untuk mendorong percepatan transformasi birokrasi melalui kolaborasi multipihak. Prestasi Jawa Timur tahun ini menegaskan bahwa konsistensi dan arah kepemimpinan memainkan peran penting dalam menghadirkan birokrasi yang adaptif terhadap tuntutan zaman.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin









