Khofifah Pastikan Stabilitas Pangan Lewat Pasar Murah Surabaya

Kamis, 25 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Khofifah Indar Parawansa berdialog dengan warga saat meninjau stan Pasar Murah di kawasan Dupak, Surabaya, Rabu (24/9). (Foto Dok biro Adpim Jatim via RadarBangsa.co.id)

Khofifah Indar Parawansa berdialog dengan warga saat meninjau stan Pasar Murah di kawasan Dupak, Surabaya, Rabu (24/9). (Foto Dok biro Adpim Jatim via RadarBangsa.co.id)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id — Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menggelar Pasar Murah sebagai upaya menjaga keterjangkauan harga bahan pokok di masyarakat. Kegiatan ke-106 ini berlangsung di kawasan Gundih, tepatnya di samping Dupak Grosir Surabaya, Rabu (24/9).

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa hadir langsung untuk memantau harga komoditas yang dijual. Ia memastikan produk yang tersedia lebih murah dibanding harga pasar maupun Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Kami berkeliling Jawa Timur untuk memastikan masyarakat bisa mengakses kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Harapannya, kebutuhan rumah tangga tetap terpenuhi meski harga pangan sedang berfluktuasi,” ujar Khofifah.

Dalam pasar murah ini, tersedia beras premium seharga Rp14.000/kg atau Rp70.000 per sak, lebih rendah dari harga pasar Rp15.516/kg dan HET Rp14.900/kg. Selain itu, beras SPHP dijual Rp11.000/kg atau Rp55.000 per sak, dengan stok mencapai 10 ton.

Produk lain yang ditawarkan antara lain gula pasir Rp14.000/kg, MinyaKita Rp13.000/liter, telur ayam Rp22.000/kg, daging ayam Rp32.000/pack, bawang merah Rp28.000/kg, bawang putih Rp24.000/kg, serta tepung terigu Rp10.000/kg. Seluruh harga tersebut berada di bawah rata-rata pasar Surabaya.

Khofifah menegaskan, pasar murah bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi bagian dari intervensi pemerintah untuk menstabilkan harga pangan dan menjaga daya beli masyarakat. “Kami ingin layanan pemenuhan logistik rumah tangga bisa dirasakan langsung, sesuai kemampuan warga,” tambahnya.

Sari, salah satu pengunjung, mengaku terbantu dengan harga yang lebih rendah. “Saya belanja telur, tepung, bawang merah, dan bawang putih. Kalau di pasar biasanya telur Rp27 ribu, di sini hanya Rp22 ribu. Bawang merah dan putih juga lebih murah. Terima kasih Ibu Gubernur,” tuturnya.

Mengenai harga daging ayam yang belakangan naik, Khofifah mengatakan pemerintah segera melakukan langkah intervensi. Ia menyebut kenaikan tersebut dipicu oleh harga pakan yang meningkat.

Selain itu, distribusi beras SPHP terus dikebut. Dari target 21.105 ton untuk wilayah Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik, realisasi sementara sudah mencapai 6.194 ton atau 29,35 persen.

“Dengan pasar murah ini, masyarakat bisa mendapat bahan pokok lebih terjangkau, sementara pemerintah berupaya menjaga stabilitas harga di pasaran,” pungkas Khofifah.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan
Pelatihan Pelinting Rokok di Bangkalan, 30 Warga Burneh Ikuti Pembekalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:22

Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Berita Terbaru