Khofifah Ungkap Strategi Besar Pemerataan Dokter Gigi di Jawa Timur

Jumat, 16 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Khofifah saat membuka Kongres Nasional PDGI XXVIII di Surabaya tahun 2025 (hms)

Gubernur Khofifah saat membuka Kongres Nasional PDGI XXVIII di Surabaya tahun 2025 (hms)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan optimisme terkait pemerataan ketersediaan tenaga dokter gigi di seluruh Puskesmas di Jawa Timur. Hal ini disampaikannya saat membuka Kongres Nasional Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) ke-XXVIII Tahun 2025 di Grand City Surabaya, Kamis (15/5).

Khofifah menyebut, berdasarkan data Sistem Informasi Sumber Daya Manusia Kesehatan (SISDMK) per 30 Maret 2025, masih terdapat 45 Puskesmas di Jatim yang belum memiliki tenaga dokter gigi. Padahal, keberadaan dokter gigi merupakan salah satu dari sembilan tenaga kesehatan dasar yang wajib tersedia di setiap Puskesmas.

“Kami terus berkoordinasi dengan para Bupati dan Wali Kota agar segera menindaklanjuti kekosongan ini. Dengan sebaran 8.031 dokter gigi di fasilitas layanan kesehatan di Jawa Timur, kami optimistis kebutuhan ini bisa segera terpenuhi,” ujar Khofifah.

Dalam kesempatan itu, Khofifah juga mengajak PDGI untuk bersinergi bersama pemerintah daerah dalam menyelesaikan berbagai persoalan kesehatan gigi dan mulut masyarakat. Menurutnya, kesehatan gigi tidak bisa dianggap sepele karena membutuhkan pendekatan menyeluruh, mulai dari edukasi hingga perawatan.

“Saya mengajak seluruh dokter gigi meningkatkan kinerja dengan semangat baru, serta aktif berkontribusi dalam meningkatkan kesehatan gigi dan mulut masyarakat Jawa Timur,” katanya.

Khofifah menekankan pentingnya pendekatan promotif dan preventif dalam transformasi sistem kesehatan, termasuk di bidang kedokteran gigi. Edukasi masyarakat, perbaikan perilaku hidup bersih dan sehat, serta peningkatan akses dan kualitas layanan kesehatan menjadi langkah yang harus diutamakan.

Ia juga menyampaikan pesan kepada para peserta kongres untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas sektor demi kemajuan profesi kedokteran gigi di Indonesia.

“Dengan gotong royong, kolaborasi, dan sinergi, kita bisa mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan generasi masa depan yang lebih unggul,” ajaknya.

Khofifah menambahkan, pemerintah daerah terus mendorong pemenuhan tenaga kesehatan, penguatan sistem jaminan kesehatan, serta pengembangan teknologi untuk meningkatkan daya saing layanan. Namun ia mengakui tantangan masih ada, terutama dalam hal pemerataan dan kualitas layanan yang belum sepenuhnya menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

“Masalah stunting, kesehatan ibu dan anak, serta gizi buruk masih menjadi pekerjaan besar kita bersama,” tegasnya.

Ia menegaskan, keberhasilan sektor kesehatan tidak akan tercapai tanpa dukungan seluruh pemangku kepentingan, termasuk para dokter gigi sebagai garda terdepan.

“PDGI harus tetap menjadi penggerak utama dalam memajukan profesi kedokteran gigi, melindungi kepentingan anggotanya, serta merumuskan langkah-langkah konkret untuk kesehatan gigi dan mulut masyarakat,” pungkas Khofifah.

Kongres Nasional PDGI XXVIII turut dihadiri oleh Menko Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, Wakil Menteri Kesehatan Prof. dr. Dante Saksono Harbuwono, Ketua Umum PB PDGI Drg. Usman Sumantri, serta ratusan peserta dari seluruh Indonesia.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru