KUA PPAS 2027 Lamongan Fokus Infrastruktur, Target Ekonomi Tumbuh 5,5 Persen

Kamis, 9 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Lamongan membahas Rancangan KUA PPAS Tahun Anggaran 2027, Kamis (9/7). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Lamongan membahas Rancangan KUA PPAS Tahun Anggaran 2027, Kamis (9/7). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Lamongan mengusulkan percepatan pembangunan infrastruktur sebagai prioritas utama dalam Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027. Dokumen tersebut disampaikan kepada DPRD Lamongan dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Kabupaten Lamongan, Kamis (9/7).

Rancangan KUA PPAS menjadi dasar penyusunan APBD 2027 dengan fokus pada pemerataan infrastruktur dasar yang berkualitas serta penguatan infrastruktur ekonomi strategis yang berwawasan lingkungan. Kebijakan itu disusun mengikuti arah pembangunan nasional dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur sekaligus menyesuaikan kebutuhan daerah.

Dalam rancangan tersebut, Pemkab Lamongan menetapkan sejumlah target pembangunan. Pertumbuhan ekonomi diproyeksikan mencapai 5,50 persen, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebesar 77,8, angka kemiskinan ditekan menjadi 11,87 persen, rasio gini 0,272, tingkat pengangguran terbuka 4,05 persen, Indeks Kepuasan Layanan Infrastruktur 82,33, Indeks Kesalehan Sosial 90,05, serta Indeks Reformasi Birokrasi 89,57.

Untuk mendukung sasaran itu, pemerintah daerah memproyeksikan pendapatan daerah sebesar Rp3,099 triliun. Belanja daerah juga direncanakan sebesar Rp3,099 triliun dengan surplus anggaran sekitar Rp85,2 juta yang akan ditutup melalui pembiayaan netto.

Arah pembangunan 2027 dijabarkan dalam sembilan prioritas. Penanganan banjir dan mitigasi kekeringan menjadi agenda utama melalui normalisasi saluran, penguatan sistem drainase, pembangunan floodway, waduk, embung desa, serta optimalisasi rumah pompa.

Pemerintah juga menargetkan peningkatan kualitas jalan dan konektivitas wilayah melalui Program JAMULA, pembangunan jalan penghubung antarkecamatan maupun antardesa, serta pemasangan 10 ribu lampu penerangan jalan umum melalui Program Lamongan Menyala.

Sektor ketahanan pangan turut menjadi perhatian melalui pengembangan pertanian, perikanan, dan peternakan terpadu yang didukung modernisasi teknologi. Upaya tersebut diarahkan untuk meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat nilai tambah hasil produksi masyarakat.

Peningkatan kualitas sumber daya manusia juga masuk dalam prioritas pembangunan. Program yang disiapkan meliputi percepatan penurunan stunting, penguatan layanan kesehatan, pendidikan yang inklusif, perluasan beasiswa, hingga pengembangan kepemudaan berbasis profesi.

Selain itu, pemerintah daerah akan memperkuat kehidupan sosial dan keagamaan, mendorong pemberdayaan UMKM agar naik kelas, memperluas digitalisasi usaha, mengembangkan kewirausahaan muda, memperkuat ekonomi desa berbasis koperasi, serta mengembangkan sektor pariwisata melalui Program Ramasinta.

Transformasi digital pelayanan publik, penguatan ketahanan energi dan lingkungan hidup, serta pengembangan kawasan perkotaan juga menjadi bagian dari arah kebijakan 2027. Pengelolaan sampah berkelanjutan, optimalisasi TPST, pengoperasian TPA Dadapan, Gerakan Resik Megilan, hingga pengembangan pengolahan sampah menjadi energi listrik melalui kerja sama kawasan Surabaya Raya turut masuk dalam agenda pembangunan.

Melalui rancangan KUA PPAS 2027 tersebut, Pemkab Lamongan berharap penyusunan APBD tahun depan mampu menjawab kebutuhan pembangunan daerah, memperkuat pelayanan publik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata dan berkelanjutan.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh
PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa
Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Rabu, 16 September 2026 - 18:13

Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga

Rabu, 16 September 2026 - 18:03

Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke

Berita Terbaru