PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Menjelang masa libur Natal dan Tahun Baru 2026, aktivitas pengawasan distribusi bahan bakar minyak di Kabupaten Pasuruan kembali diperketat. Bidang Metrologi Legal Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pasuruan melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah SPBU pada Rabu (10/12/2025) untuk memastikan layanan tetap akurat dan tidak merugikan konsumen.
Sidak difokuskan pada SPBU di Kecamatan Pohjentrek, Kejayan, Wonorejo, dan Kraton. Setiap titik menjadi perhatian karena diperkirakan akan mengalami lonjakan aktivitas kendaraan selama musim libur.
Plt Kabid Metrologi Legal Disperindag Kabupaten Pasuruan, Deddy Irawan, menjelaskan bahwa pengecekan dilakukan melalui tera ulang menggunakan bejana ukur standar. Pemeriksaan ini bertujuan memastikan volume BBM yang keluar dari nozzle sesuai ketentuan teknis.
“Kami mengukur langsung volume BBM untuk memastikan kesesuaiannya dengan standar. Intinya, kami ingin memberi jaminan bahwa masyarakat tidak dirugikan,” ujar Deddy.
Menurutnya, kegiatan pengawasan ini sudah berjalan sejak Senin (8/12/2025) dan menyasar seluruh 43 SPBU di Kabupaten Pasuruan. Lokasi-lokasi yang berada di jalur mudik menjadi prioritas, mengikuti instruksi Direktorat Metrologi untuk pengamanan layanan publik menjelang hari besar.
“Total ada 43 SPBU yang kami cek. Jalur mudik mendapat perhatian khusus karena lalu lintasnya padat dan banyak dilalui kendaraan dari berbagai daerah,” jelasnya.
Hasil sementara menunjukkan seluruh SPBU yang disidak memenuhi ketentuan. Volume BBM sesuai pengukuran, penunjukan angka nozzle akurat, dan tidak ditemukan alat tambahan yang berpotensi digunakan untuk praktik curang. Segel tera juga berada dalam kondisi baik.
“Tanda tera semuanya asli, terpasang, dan tidak ada yang rusak,” tegas Deddy.
Plt Kepala Disperindag Kabupaten Pasuruan, Mita Kristiani, menambahkan bahwa ketersediaan BBM di seluruh SPBU tetap aman sepanjang akhir 2025 hingga awal 2026. “Meski aktivitas ekonomi dan lalu lintas meningkat, kuota BBM di Kabupaten Pasuruan masih terkendali dan aman,” ujarnya.
Lainnya:
- Bedah Rumah Insan Pendidikan Jatim Tembus 135 Unit, Khofifah Turun Langsung
- Bupati Kendal Tekankan Disiplin Jadi Kunci Profesionalisme ASN
- Khofifah Tinjau Bedah Rumah Petugas Sekolah, 135 Warga Pendidikan Terbantu
Penulis : Ahmad
Editor : Zainul Arifin








