Aparat Gagalkan Penyelundupan Rokok Ilegal Jaringan Kamboja di Pontianak

- Redaksi

Kamis, 11 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para pejabat TNI AL, Bea Cukai, dan instansi terkait memamerkan barang bukti rokok ilegal dalam konferensi pers pengungkapan penyelundupan dua kontainer impor asal Kamboja di Pontianak. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Para pejabat TNI AL, Bea Cukai, dan instansi terkait memamerkan barang bukti rokok ilegal dalam konferensi pers pengungkapan penyelundupan dua kontainer impor asal Kamboja di Pontianak. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PONTIANAK, RadarBangsa.co.id — Upaya penyelundupan rokok ilegal asal Kamboja melalui Pelabuhan Internasional Dwikora Pontianak kembali dipatahkan aparat gabungan. Kolaborasi antara Kodaeral XII, Bea Cukai Kanwil Kalbagbar, Bea Cukai Pontianak, Satgas A BAIS TNI, dan PT Pelindo Dwikora berhasil mengungkap dua kontainer berisi jutaan batang rokok impor tanpa izin, Kamis (11/12). Temuan ini menegaskan kembali bahwa jalur laut Kalimantan Barat masih menjadi titik rawan aktivitas penyelundupan berskala besar.

Pengungkapan tersebut dipaparkan dalam konferensi pers yang dihadiri Pangkoarmada RI Laksdya TNI Dr. Denih Hendrata, Dirjen Bea dan Cukai Letjen TNI (Purn) Djaka Budhi Utama, Dankodaeral XII Laksda TNI Sawa, serta jajaran Forkopimda Kalbar dan perwakilan instansi terkait.

Dirjen Bea dan Cukai menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan bukti kuatnya koordinasi antara aparat laut dan intelijen. “Penindakan hari ini menunjukkan komitmen bersama Bea Cukai, TNI Angkatan Laut, dan BAIS TNI dalam memerangi penyelundupan lintas negara. Kami mengapresiasi peran aktif Kodaeral XII yang melakukan pemantauan dan pendalaman intelijen hingga barang bukti dapat diamankan,” ujarnya.

Pangkoarmada RI menambahkan bahwa kasus ini tidak berdiri sendiri, melainkan terkait jejaring penyelundup internasional. “Hasil temuan mengindikasikan jalur pengiriman dari Kamboja melalui Singapura dengan dokumen fiktif untuk memasuki Pontianak. Ini adalah operasi terorganisir yang memanfaatkan celah administrasi,” kata Laksdya Denih Hendrata.

Ia juga mengingatkan bahwa pada Agustus 2025, aparat gabungan telah menggagalkan penyelundupan 10 kontainer ballpress ilegal asal Malaysia. “Dua kasus besar dalam waktu berdekatan menunjukkan perlunya pengawasan lebih ketat di Kalbar. Koarmada RI berkomitmen menindak tegas setiap praktik ilegal di laut, sejalan dengan arahan Presiden dalam agenda Asta Cita terkait penegakan hukum dan perlindungan ekonomi nasional,” tegasnya.

Kasus terbaru ini bermula dari informasi adanya kontainer mencurigakan yang tidak diurus selama lebih dari tiga minggu sejak tiba pada 7 November. Penelusuran menemukan bahwa alamat perusahaan penerima dalam dokumen pengiriman adalah fiktif. Pemeriksaan fisik kemudian membuka penyamaran: dua kontainer yang dilaporkan berisi furnitur ternyata memuat sekitar 20,3 juta batang rokok ilegal berbagai merek impor.

Nilai barang diperkirakan mencapai Rp50,648 miliar, sementara potensi kerugian negara dari cukai dan pajak mencapai Rp34,847 miliar. Modus yang digunakan memperlihatkan pola penyelundupan modern berbasis manipulasi dokumen dan penyamaran kargo.

Seluruh barang bukti kini ditangani Bea Cukai Kanwil Kalbar sebagai penyidik berwenang. Aparat berharap penindakan ini memberi pesan tegas bahwa pemerintah tidak memberi ruang bagi peredaran barang ilegal yang merugikan negara dan mengganggu perekonomian.

Lainnya:

Penulis : Dedy

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pasar EV Melonjak Tajam, Kemnaker Siapkan SDM Green Jobs untuk Tangkap Peluang Kerja Baru
Kemnaker Gandeng Wadhwani dan Indosat, Percepat SDM Digital dan Buka Peluang Kerja Baru
Buntut Kongres Ambulu Memanas, Wakil Ketua Askab PSSI Jember Dipolisikan atas Dugaan Bullying Atlet Muda
Borong 3 Award Halal, Khofifah Pertegas Posisi di Tengah Dinamika Politik Nasional
Khofifah Bawa Jatim Borong 3 Penghargaan Halal 2026, Tegaskan Halal Mesin Ekonomi
Hardiknas 2026: Khofifah Luncurkan 40 Sekolah Berintegritas, Ubah Cara Didik Siswa
Danramil Turun Tangan di SPPG Sidoarjo, Ingatkan Soal Nyawa di Balik Makanan Warga
Hardiknas 2026: Anak SD Jadi Komandan Paskibra, Murid SR Mojokerto Pidato 5 Bahasa di Depan Khofifah

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 07:25 WIB

Pasar EV Melonjak Tajam, Kemnaker Siapkan SDM Green Jobs untuk Tangkap Peluang Kerja Baru

Rabu, 6 Mei 2026 - 07:20 WIB

Kemnaker Gandeng Wadhwani dan Indosat, Percepat SDM Digital dan Buka Peluang Kerja Baru

Rabu, 6 Mei 2026 - 06:51 WIB

Buntut Kongres Ambulu Memanas, Wakil Ketua Askab PSSI Jember Dipolisikan atas Dugaan Bullying Atlet Muda

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:04 WIB

Borong 3 Award Halal, Khofifah Pertegas Posisi di Tengah Dinamika Politik Nasional

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:57 WIB

Khofifah Bawa Jatim Borong 3 Penghargaan Halal 2026, Tegaskan Halal Mesin Ekonomi

Berita Terbaru

Pemerintahan

Bupati Kendal Tekankan Disiplin Jadi Kunci Profesionalisme ASN

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:32 WIB