LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Sebanyak 56 kafilah Kabupaten Lamongan resmi diberangkatkan untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXI tingkat Provinsi Jawa Timur tahun 2025. Pelepasan dilakukan langsung oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi di Pendopo Lokatantra, Rabu (10/9), sebelum rombongan menuju Kabupaten Jember sebagai tuan rumah penyelenggaraan.
Bupati yang akrab disapa Pak Yes itu menegaskan, para peserta membawa tanggung jawab besar untuk menjaga marwah Lamongan di kancah provinsi. Dua tahun lalu, Lamongan berhasil meraih predikat juara umum pada MTQ XXX/2023, sebuah prestasi yang kini ditargetkan bisa dipertahankan.
“Kepada seluruh kafilah harus optimis, terus menerapkan pola pembinaan yang telah didapat, dan jangan pernah menganggap kecil lawan. Terus berusaha semaksimal mungkin pada MTQ kali ini,” ujar Pak Yes memberikan semangat.
Kesiapan puluhan peserta tidak datang secara instan. Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Lamongan telah melakukan pembinaan sebanyak delapan kali serta satu kali uji coba atau *try out*. Upaya tersebut bertujuan memastikan kafilah tidak hanya matang secara teknis, tetapi juga siap secara mental menghadapi persaingan tingkat provinsi.
“Pola pembinaan untuk kafilah Lamongan tidak hanya menjelang kompetisi, melainkan jauh sebelum kompetisi dan rutin digelar. Selain teori, yang dibimbing juga mental para kafilah,” jelas Ketua LPTQ Kabupaten Lamongan, Nalikan.
Menurut Nalikan, sebanyak 56 kafilah akan berlaga dalam tujuh cabang lomba dengan total 24 golongan selama MTQ berlangsung, mulai 11 hingga 21 September 2025.
Selain mengejar prestasi, keberangkatan kafilah MTQ juga dipandang sebagai wujud komitmen pemerintah daerah dalam mencetak generasi Qurani. Bupati Yuhronur menegaskan, MTQ bukan hanya ajang perlombaan, tetapi juga sarana memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat Lamongan.
“MTQ adalah kesempatan untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mempertebal kecintaan kita pada Al-Qur’an. Dari Lamongan, kita berharap lahir qari-qariah yang tak hanya berprestasi, tapi juga menjadi teladan umat,” pungkas Pak Yes.
Lainnya:
- Bedah Rumah Insan Pendidikan Jatim Tembus 135 Unit, Khofifah Turun Langsung
- Bupati Kendal Tekankan Disiplin Jadi Kunci Profesionalisme ASN
- Khofifah Tinjau Bedah Rumah Petugas Sekolah, 135 Warga Pendidikan Terbantu
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin








