MADIUN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Madiun mulai melaksanakan program pemeliharaan dan pelebaran ruas Jalan Dagangan–Sukosari. Proyek yang dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) ini menjadi bagian penting dari pembangunan infrastruktur tahun 2025 dengan alokasi anggaran lebih dari Rp 838 juta.
Ruas jalan Dagangan–Sukosari selama ini dikenal sebagai salah satu jalur penghubung vital yang mendukung mobilitas warga dan pergerakan ekonomi lokal. Kondisi jalan yang representatif dinilai sangat penting, terutama untuk kelancaran arus transportasi masyarakat pedesaan menuju pusat kota maupun pasar tradisional.
Sebagai langkah peningkatan pelayanan publik, Pemerintah Kabupaten Madiun melalui PUPR mulai melakukan pemeliharaan rutin dan pelebaran bahu jalan. Pekerjaan konstruksi juga mencakup pengecoran dengan beton ready mix untuk memastikan daya tahan lebih lama.
Menurut data yang diperoleh, proyek ini resmi dikontrakkan sejak 14 Agustus 2025 dengan target penyelesaian 105 hari kalender. Selain fokus pada kualitas pengerjaan, koordinasi lintas pihak juga dilakukan, termasuk penataan pohon di sepanjang bahu jalan agar pembangunan berjalan lancar dan tidak menimbulkan masalah lingkungan.
Kabid Bina Marga PUPR Kabupaten Madiun, Anang Tri Tjahjono, menjelaskan bahwa pembangunan jalan ini merupakan langkah strategis untuk menunjang aktivitas masyarakat.
“Pemeliharaan dan peningkatan jalan bukan hanya soal infrastruktur, melainkan juga investasi bagi pertumbuhan ekonomi daerah. Kami berharap fasilitas ini mampu memberikan pelayanan maksimal bagi masyarakat,” ujarnya.
Enggel berikutnya, pemerintah daerah juga menaruh perhatian pada aspek keselamatan pengguna jalan. Pelebaran dan pengecoran diharapkan bisa meningkatkan kenyamanan perjalanan sekaligus menekan potensi kecelakaan lalu lintas. Hal ini sejalan dengan misi pembangunan infrastruktur yang tidak hanya menekankan aspek fisik, tetapi juga manfaat langsung bagi kesejahteraan warga.
Selain pemerintah, peran masyarakat dalam menjaga keberlanjutan hasil pembangunan juga menjadi kunci. Stakeholder berharap jalan yang telah dibenahi dapat dirawat bersama agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.
“Pelebaran dan pengecoran jalan ini diharapkan membuat lalu lintas lebih lancar, perjalanan lebih nyaman, dan tentu saja dapat mengurangi angka kecelakaan. Infrastruktur yang baik adalah fondasi bagi keselamatan dan kesejahteraan bersama,” pungkas Anang.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar